Matahari, Bulan dan Konstelasi bintang sebagai TANDA dari Tuhan!

Shalom sahabat CAZ,

Beberapa hari lagi kita akan menyaksikan sebuah peristiwa yang sangat langka terjadi di langit, yaitu penggenapan dari Wahyu 12.

Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.  Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan ~Wahyu 12:1-2

Saya yakin bahwa sedikit banyaknya kita semua sudah mendengar hal ini sebab sangat ramai diberitakan akhir-akhir ini, terlebih lagi saat media luar memberitakan pendapat salah seorang pakar Kode Alkitab, David Meade memprediksi bahwa di tanggal tersebut akan terjadi kiamat. Lalu apakah demikian? Jika tidak benar, apa pesan yang Tuhan ingin sampaikan?

Sahabat CAZ, Alkitab memberikan kita gambaran bahwa Tuhan sering kali berbicara kepada kita mengenai sesuatu lewat tanda (SIGN). Dan apa yang dituliskan dalam Wahyu 12 adalah sebuah tanda, bahkan bukan hanya tanda biasa tetapi tanda besar atau great sign!

Sebelum membahas hal ini lebih lanjut, mari kita lihat dahulu ayat berikut:

Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda (SIGN) yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. ~Kejadian 1:14

Dari ayat ini, kita dapat mengetahui bahwa Tuhan menjadikan matahari, bulan, dan bintang-bintang sebagai tanda (SIGN) untuk menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun. Dengan kata lain, untuk mengerti tentang hari-hari dan tahun-tahun Tuhan, kita harus melihat 3 benda-benda cakrawala ini.

Matahari

Salah satu benda penerang yang Tuhan tempatkan di cakrawala untuk menerangi bumi adalah Matahari. Mengerti hal-hal mengenai Matahari, maka akan sangat membantu kita mengerti pola yang Tuhan sedang kerjakan saat ini. Sebagai contoh, perhatikan ayat berikut :

Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. ~Matius 12:39-40

Dalam penjelasan yang diberikan oleh Ps. Steve, dijelaskan bahwa tanda Yunus sering kali dikaitkan dengan makna kematian dan kebangkitan Kristus. Hal ini memang benar, tetapi ada sisi lain yang perlu diketahui.

Kita ketahui bahwa Tuhan menyuruh Yunus untuk pergi memberitakan pertobatan ke Niniwe.  Menurut catatan sejarah, saat itu kota Niniwe di perintah oleh Raja Ashur-Dan III pada tahun 773-755 BC. Dalam tahun pemerintahannya, sejarah mencatat bahwa pernah terjadi sebuah Gerhana Matahari Total melintasi Niniwe pada tanggal 15 Juni 763 BC, dan membuat Niniwe mengalami penyakit sampar, perang sipil, kekalahan militer, revolusi, dan gempa bumi.

Nah sekarang perhatikan, apa kaitan tanda Yunus ini dengan kematian Tuhan Yesus. Sejarah juga mencatat bahwa saat Yesus disalib terjadi gelap gulita, yang disebabkan oleh Gerhana Matahari Total. Apa yang terjadi saat itu? Alkitab menuliskan bahwa terjadi gempa yang hebat! Bukankah saat gerhana itu melintasi Niniwe juga terjadi gempa yang dahsyat?

Sekarang kita melihat contoh sejarah lainnya.  Pada 21 Agustus 1914 Gerhana Matahari Total melintasi wilayah Eropa Timur, dan kita tahu di tahun yang sama terjadi Perang Dunia 1.

Tahun 1918, Gerhana Matahari Total juga melintasi AS dan menyebabkan flu pandemik, yang menewaskan lebih dari 600 ribu jiwa. Total korban jiwa dari seluruh dunia mencapai ratusan juta jiwa!

Dan baru-baru ini, kita melihat bagaimana Gerhana matahari Total kembali melintasi beberapa wilayah AS, memotong gunung api, seperti Yellowstone dan Charlesstone. Apa yang terjadi? Badai besar seperti Harvey, Irma, Jose, Katia, dan Maria menghantam negeri itu. Ini adalah bencana terhebat dalam sejarah AS dalam 12 tahun terakhir, dan menyebabkan kerusakan dan kerugian secara fianansial. Lalu, Apakah ini kebetulan? Atau ini sebuah pola dari Tuhan?

Ya, saya percaya bahwa Tuhan masih berbicara lewat tanda, termasuk dari Gerhana Matahari! Ini adalah tanda agar dunia bertobat, terutama Amerika yang sarat dengan kekejian seperti LGBT, Aborsi, dll.

Crossroad US Eclipse 2017 2024

Crossroad US Eclipse 2017-2024

Dan yang luar biasa lagi, Gerhana Matahari Total ini bertepatan dengan hari besar Yahudi. Tentu ini bukan peritiwa biasa! Dan tidak sampai di sini, tanggal 8 April 2014 mendatang (bertepatan dengan tanggal 1 Nissan 5884), Gerhana Matahari Total kembali akan melintasi AS, dimana titik temu lintasan GMT ini berada di New Madrid, yang merupakan salah satu daerah gempa dengan potensi luar biasa di AS.

Perhatikan nubuat Yesaya ini :

Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion. ~Yesaya 18:7

Di titik pertemuan garis Matahari Total kembali ini terlihat 3 patahan sungai dari sungai  Missisipi dan Ohio. Diduga kuat, kedatangan Gerhana Matahari Total di tahun tersebut akan menyebabkan gempa super dahsyat. Saya bahkan mendengar berita bahwa, AS bisa saja terbagi menjadi 2 bagian akibat gempa tersebut.

Bulan

Dan salah satu benda lain di cakrawala yang Tuhan maksudkan dalam Kejadian 1:14 adalah bulan. Nabi Yoel bernubuat demikian:

Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. ~Yoel 2:30-31

Bulan merah darah telah digenapi di tahun 2014-2015.

Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. ~Wahyu 6:12

Sekarang perhatikan pola yang dijelaskan oleh Ps. Steve berikut:

Timeline 2000 tahun

Timeline 2000 tahun

Jika melihat Timeline tersebut, pola tedtrad (pesach, sukkot, pesach, sukkot) terlihat tidak biasa. Dalam sejarah manusia, sudah 7 kali tedrad terjadi. 7 adalah angka kesempurnaan, dan yang 8 akan terjadi merupakan tanda “sesuatu yang batu”, sebab angka 8 melambangkan hal itu.

Sekarang perhatikan jarak antar tedrat yang memberikan kita angka 1948. Perhatikan bahwa tabel tersebut seperti sebuah cermin. Lalu ada apa dengan tahun tersebut? Kita tahu bahwa di tahun tersebut Israel berdiri sebagai negara. Ya, Tuhan seakan-akan mengatakan bahwa Aku akan menggenapi rencanaKu atas umatKu Israel! Tidak ada agama di kolong langit ini, yang mana Matahari, Bulan dan bintang-bintang tunduk kepada Tuhan, selain dalam Alkitab!

Dalam penjelasannya, Ps. Steve juga menjelaskan bahwa jika Bait Suci dinajiskan dan dihancurkan tahun 70M, dan Tuhan masih memakai pola 1948 ini, maka apakah ini juga merupakan pola akan dinajiskannya Bait Suci di tahun 2018?

Betapa luar biasanya Tuhan kita menempatkan kejadian kejadian di langit untuk menjadi pesan bagi Israel dan dunia. Tahun-tahun dimana tedrad muncul selalu memiliki makna, khususnya bagi Israel. Anda dapat membacanya dalam artikel-artikel di situs ini.

Dan tidak berhenti sampai di situ, Nabi Yoel juga menubuatkan mengenai datangnya Black Moon.

Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. ~Yoel 3:15

Peristiwa bulan menjadi hitam sebenarnya peristiwa alam biasa, hanya saja di tahun ini menjadi kejadian langka sebab keberadaannya akan menyebabkan Gerhana Matahari Total, dan menyebabkan seluruh bagian bumi menjadi gelap.

Perisitiwa ini telah terjadi tanggal 21 Agustus lalu. Sebelum terjadinya peristiwa ini, banyak tokoh agama dari kalangan Kristen maupun Yahudi telah memperingatkan orang-orang di Amerika untuk bertobat. Dan kita ketahui, bahwa akibat dari Black Moon dan GMT ini menyebabkan Amerika dilanda badai besar, juga di beberapa wilayah lain seperti Kanada, Kep. Karibia, dan juga Mexiko yang kita tahu telah dihantam dengan gempa dan tsunami.

Konstelasi Bintang-Bintang

Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya. Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya. ~Wahyu 12:1-6

Ayat tersebut jelas menuliskan bahwa tanda besar (Great/Mega SIGN) tersebut terjadi di langit. Di langit, tidak ada perempuan lain selain konstelasi bintang Virgo atau Virgin. Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai tanda besar ini, saya ingin menjelaskan mengenai konstelasi bintang-bintang di alam semesta, agar kita tidak bingung.

Sering kali saat kita mendengar kata konstelasi bintang, kita akan langsung menghubungkannya dengan horoskop dan okultisme, dan tidak Alkitabiah. Tentu ini keliru, mari kita lihat apa yang Alkitab tuliskan kepada kita.

Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya ~147:4

yang menjadikan bintang Biduk, bintang Belantik, bintang Kartika, dan gugusan-gugusan bintang Ruang Selatan; ~Ayub 9:9

Mengerti ayat-ayat ini dalam bahasa Ibrani membuka pikiran kita bahwa Tuhan pencipta Semesta yang menenpatkan gugus-gugus bintang ini, dengan tujuan aga kita mengerti rencanaNya yang kekal dari semula. Gugus bintang yang kita kenal dengan Konstelssi bintang-bintang telah dituliskan dalam kitab Kejadian saat Yusuf bermimpi. Dalam mimpi itu ia melihat ada Matahsri, bulan dan 11 bintang menyembah kepadanya.

Seorang teolog bernama E. W Bulinnger menulis buku yang berjudul The Witness of The Stars pada tahun 1893 menerangkan dalam bukunya bahwa setiap gugus bintang di langit memiliki makna, sebut saja Leo yang adalah singa, yang merupakan lamabang dari Yesus. Ia berkata bahwa gugus-gugus  bintang  di langit tersusun rapi dan berurutan dengan makna ilahi yang luar biasa, yaitu mengenai Yesus yang adalah Mesias. Senada dengan itu, Patrick Heron juga mengatakan bahwa bintang-bintang yang kita kenal sebagai Zodiac merupakan tulisan Tuhan sendiri di langit, supaya tidak bisa dirusakkan atau direkayasa oleh manusia.

Hal ini mengngatkan saya sebuah ayat dalam Mazmur yang berbunyi demikian

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya ~(Mazmur 19:2; 8:4)

Ini begitu indah, saat Tuhan menciptakan semesta, Ia membubuhkan tanda tanganNya agar kita bisa mengenal pencipta kita yang Maha Besar!

Jadi, dengan mengerti konstelasi bintang-bintang kita dapat mengerti rencana-rencana Tuhan! Sayangnya, iblis merusak pengertian ini, dan terus mengaburkannya dengan membuat manusia menyimpang dari tujuan semula keberadaan bintang-bintang ini. Iblis berhasil membuat orang menympang dengan menggunakan zodiac untuk meramal masa depan!

Peristiwa 23 September 2017

Dalam bahasa Ibrani, tanda atau SIGN adalah Mazzaroth yang berarti konstelasi. Dalam konsep Ibrani, apa yang terjadi di semesta tanggal 23 September nanti bukanlah peristiwa biasa. Saudara perhatikan, bahwa Alkitab telah menuliskan kepada kita bahwa orang-orang Yahudi paham benar tentang hal ini.

Orang-orang Yahudi menghendaki tanda (SIGN) ~ 1 Kor 1:22a

Orang-orang Yahudi sangat percaya bahwa Tuhan berbicara kepada mereka melalui tanda. Dan bila diperhatikan dengan seksama, setiap peristiwa besar di langit, selalu bertepatan dengan hari besar orang Yahudi.

Sebagai contoh seorang Rabi Moshe bin Yisrael Benyamin pada tahun 1894 menulis Yalkut Moshe. Dalam catatannya, ia menuliskan bahwa Saat Gerhana Matahari muncul di awal bulan Elul, itu adalah tanda buruk bagi bangsa-bangsa lain, dan akan membawa kehancuran yang dahsyat pada Raja Timur, dan membawa badai besar.

Perhatikan cara mereka melihat bintang, bukankah semuanya terjadi tepat seperti itu? Amerika dan Negara tetangga mengalami kehancuran hebat akibat badai besar. Dan tidak cukup sampai di situ, dampak dari Gerhana Matahari tersebut juga membuat AS dan Korea Utara semakin memanas hari-hari ini, dimana keduanya saling mengancam untuk perang terbuka!

Untuk diketahui juga bahwa Kitab pertama dan terahkir dari Perjanjian Baru begitu erat kaitannya dengan Yahudi/Ibrani. Oleh sebab itu, kita akan menjadi begitu sulit memahami apa yang tertulis dalam Wahyu 12 jika tidak mengerti pandangan pola mereka.

Peristiwa tanggal 23 September mendatang bisa diabaikan begitu saja, sebab sekali lagi, Tuhan berbicara kepada kita lewat tanda, termasuk tanda besar di langit ini. Pada tanggal tersebut, Wahyu 12 akan digenapi. Berikut adalah gambarnya.

Ini adalah peristiwa langka sebab  terjadi dalam kurun waktu ribuan tahun.

Perhatikan gambar tersebut, (Wahyu 12:1-6)

Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Ini adalah gugusan bintang Virgo dengan matahari di sisinya, bulan di bahwa kakinya, dan gugusan bintang Leo dengan 9 bintang, dan 3 planet, yaitu Merkurius, Mars dan Venus (9+3=12 bintang, di atas kepala wanita itu).

Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.

Dalam rahim Virgo, terdapat planet Jupiter. Tanda ini sangat menarik perhatian sebab biasanya lintasan Jupiter lurus, tetapi entah mengapa Jupiter hanya berputar-putar dalam  rahim Virgo selama 9 bulan, persis seperti proses pembuahan anak hingga saatnya keluar.

Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.

Jupiter, yang akan keluar tanggal 23 September besok menggenapi ayat ke- 5 dari Wahyu pasal 12 ini. Saat Jupiter keluar, ia akan berada dalam satu garis lurus dengan Mars dan Venus. Inilah yang dinamakan bintang Betlehem. Ingat, saat Tuhan pertama kali datang ke dalam dunia, Ia menggunakan tanda yang sama. Tentu ini sebuah tanda yang tidak boleh kita abaikan begitu saja. Alkitab berkata di kolong langit tidak ada sesuatu yang baru, semua yang akan ada sudah ada sebelumnya.

Demikian juga dengan tanda yang lain yang dijelaskan dalam pasal ini.

Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. ~Wahyu 12:3-4

Mungkin anda sudah mendengar kabar ini, bahwa NASA dan Google memasang sebuah kotak yang sangat besar di angkasa, dengan ukuran 30x besar planet Jupiter. Kita tidak mengtahui apa isi dan apa tujuan dari pemasangan kotak tersebut. Tetapi yang menarik adalah bahwa saat kotak tersebut diterangkan dengan cahaya, maka akan tampak seperti wajah naga menyeramkan dan berwarna merah.

Saudara dikasihi Tuhan, tidak ada yang tahu persis apa yang akan terjadi di tanggal tersebut. Yang jelas, Alkitab sudah membuktikan lewat pola maupun lewat bukti sejarah, bahwa setiap peristiwa di langit bukan peristiwa alam yang berjadi begitu saja, tanpa ada maksud Tuhan.

Secara harafiah, ayat ini akan digenapi, tetapi pesannya tak terselami, sebab tergantung bagaimana menafsirkan siapa wanita itu, siapa anaknya, siapa naga itu, dll.  Meski demikian, sebagian besar orang percaya bahwa babak baru kehidupan akan dimulai di hari tersebut, dimana masa aniaya segera muncul.

Sahabat CAZ, dalam situs ini pernah dituliskan mengenai 3 tanda terakhir  yang harus terjadi sebelum Tuhan datang, anda dapat membacanya di sini. Kabar baiknya, semua sedang menuju penggenapannya!

Kesimpulan

Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? ~Lukas 12:54-56

Saudara dikasi Tuhan, Tuhan sedang berbicara begitu kuat kepada kita lewat tanda-tanda. Kita tidak bisa menutup mata melihat semua yang terjadi saat ini, bahwa semuanya itu merupakan penggenapan Firman Tuhan. Lihatlah sekarang sudah semakin banyak negara yang membuka diri terhadap sistem keuangan tanpa uang, yang akan menjadi cikal bakal penggunaan chip. Tanda lainnya adalah gempa bumi, tsunami, bencana alam, dan termasuk juga tanda-tanda langit saat ini.

Biarlah kita semakin peka terhadap apa yang Tuhan sedang kerjakan hari-hari ini, supaya kita tetap berdoa dan berjaga-jaga.

Maranatha, Tuhan Yesus datang Kembali! Haleluya!

Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa. Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya. ~Yesaya 13:9-10

Facebook Comments

One comment

  1. Artikel ini sangat bagus & mudah dicerna, data dari Bible Kristiani akurat. Sebab Bible penuh mystery. hanya bisa dimengerti oleh mereka yang sudah mengenal Tuhan, Pengetahuan manusia akan dibukakan oleh Nya. bagi yang baru “tahu” saja akan Tuhan sulit mengerti, tidak aneh komentarnya pun ngalor ngidul Euy. Halleluyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: