Tanda-tanda Langit di tahun 5777, dan pesan penting di dalamnya!

Shalom sahabat CAZ,

Sungguh luar biasa peristiwa-petistiwa yang terjadi di sekeliling kita akhir-akhir ini. Saya tidak tahu apakah anda mengikuti perkembangan berita mengenai tanda-tanda zaman yang terjadi di hampir seluruh penjuru dunia, seperti suhu dan cuaca ekstrim di banyak negara Eropa, penampakan langit yang tidak lazim, dan melelehnya gunung es, dan masih banyak lagi. Hal-hal semacam ini memang tidak boleh dipandang remeh, sebab tanda-tanda ini semakin menguatkan nubuatan Alkitab.

Satu hal yang cukup banyak menyita perhatian adalah tanda-tanda langit yang terjadi di tahun 5777 ini. Ada cukup banyak tanda-tanda langit yang terjadi mulai awal tahun hingga pertengahan tahun ini, bahkan sampai memasuki bulan tahun baru Ibrani 5778 nanti.

Di bulan agustus ini saja, media luar negeri sangat ramai dengan berita asteroid besar yang akan menabrak bumi. Bahkan dikabarkan bahwa NASA menanggapi hal ini dengan sangat serius, hingga mereka menyiapkan roket. Berita dari The Sun di awal bulan lalu mengatakan bahwa NASA menggelar latihan menembakan roket, dengan menugaskan sebuah pesawat ruang angkasa yang akan menembakan roket ke asteroid yang disebut Didimos, dengan harapan bisa mengubah arahnya.

NASA memang dikabarkan mengendus Asteroid bernama 2012 TCP diperkirakan akan melintas dekat Bumi pada 12 Oktober 2017. Sebelumnya, sebuah Asteroid sebelumnya pernah meledak di atas kota Chelyabinsk di Rusia. Ledakan asteroid itu setidaknya melukai 1.500 orang di Rusia dan merusak lebih dari 7.000 bangunan. Kabar buruknya, Asteroid 2012 TCP diperkirakan berukuran 12 sampai 40 meter. Bahaya asteroid 2012 TCP bahkan diperkirakan akan lebih dahsyat jika dibandingkan dengan asteroid yang pernah meledak di Rusia.

Meski demikian, ahli astronomi AS Judit Györgyey mengatakan bahwa “Kesempatan (asteroid) untuk menghantam Bumi hanya 0,00055 persen. Menurutnya ukuran asteroid 2012 TCP yang diperkirakan sangat besar belum terbukti dan harus diteliti lagi.

Menurut data, terhitung hingga 12 April 2015 saja, terdapat 1.572 asteroid yang berpotensi berbahaya bagi Bumi terdeteksi. Tak satu pun dari asteroid itu diketahui pada jalur tabrakan dengan Bumi, meskipun para astronom hampir selalu menemukan asteroid yang baru setiap saat.

Selain berita menganai Asteoid, ada pula berita mengenai hujan meteor yang terjadi pada periode 17 Juli dan 24 Agustus, yang mana puncaknya puncaknya sekitar 9-13 Agustus. Hujan meteor ini disebut Meteor Perseid. Hujan metor ini cukup langka karena baru akan terjadi 96 tahun lagi. Hujan meteor ini luar biasa sebab, terjadi di siang dan malam hari, dan bisa disaksikan dengan mata telanjang di daerah tertentu.

Berikut adalah tanda-tanda langit selama tahun 5777 (diolah dari berbagai sumber)

Nubuat Yahudi Kuno mengenai Gerhana Matahari dan Korea Utara

Seorang sarjana Taurat bernama Rabbi Moshe Aharon HaKohen berhasil memecahkan buku ajaran esoterik berusia 1.500 tahun mengenai hari-hari sebelum Mesias. Buku tersebut Moshe Yalkut, yang ditulis oleh Rabbi Moshe ben Yisrael Benyamin di Safed pada tahun 1894. Rabbi Moshe Aharon HaKohen sendiri  berusia lebih dari 100 tahun dan hanya dapat ditemui oleh orang-orang tertentu. Ia menyampaikan sebuah pesan kepada Rabbi Yosef Berger, penjaga makam raja Daud, dimana pesan tersebut secara langsung menyangkut situasi sekarang di Korea Utara.

Menurut Rabbi HaKohen, nubuatan tersebut menyatakan secara eksplisit bahwa konflik Korea Utara akan terus berkembang sampai menjadi perang terakhir yang akan membawa penebusan.

“Pada akhir hari, akan ada kekerasan mengerikan di seluruh dunia, namun pertanda bahwa Mesias benar-benar akan segera terjadi ketika sebuah perang pecah di bagian utara dunia yang melibatkan semua bangsa di dunia,” kata Rabbi Berger mengutip pesan Rabbi HaKohen.

Situs breakingisraelnews menghubungkannya dengan peristiwa Gerhana hari ini, 21 Agustus 2017. Gerhana ini membawa peringatan 100 tahun Nubuatan yang beredar meramalkan bahwa gerhana matahari yang terjadi di awal bulan Ibrani Elul akan membawa serta penderitaan bagi “Raja-raja Timur”. Nubuat tersebut, yang datang pada saat meningkatnya ancaman nuklir antara Presiden Donald Trump dan diktator Korea Utara Kim Jong-Un

Menariknya,  seiring situasi di Korea Utara meningkat, semakin banyak nubuatan yang diumumkan. Sebuah video telah muncul kembali dari Rabbi Levi Sa’adia Nachamani yang difilmkan satu bulan sebelum dia meninggal 22 tahun yang lalu. Dalam video tersebut, rabi tersebut memperingatkan bahwa ancaman terbesar bagi Israel adalah Korea Utara. Pada saat itu, Korea Utara tidak diketahui memiliki program senjata nuklir dan tidak dianggap sebagai ancaman yang kredibel bagi negara manapun.

Penelitian Tabernakel yang menakjubkan

Pemahaman unik seorang insinyur tentang konstruksi Tabernakel Kudus membawanya ke wahyu yang menakjubkan, dimana dijelaskan bahwa dimensi Kemah Suci seperti yang dijelaskan dalam Alkitab secara jelas berkorelasi dengan pengukuran astronomi yang signifikan seperti panjang orbit planet dan tahun-tahun lunar.

Penemuan ini mencerminkan kepercayaan orang Yahudi kuno bahwa Kemah Suci di padang pasir merupakan titik penting hubungan antara langit dan bumi, Tuhan dan manusia, spiritual dan material.

Rabbi Yosef Berger mencatat, Kemah Suci dibuat dalam sebuah proses yang mencerminkan Penciptaan itu sendiri, yang memungkinkan manusia, terikat pada eksistensi fisik, untuk mengakses dimensi kekudusan yang lebih tinggi di Bumi.

Gerhana Matahari, Gerhana Bulan, Meteor, dan Komet di Hari Libur Yahudi.

Astronom Israel Ira Machefsky  adalah seorang astronom dengan pengalaman 60 tahun yang menjalankan wisata bintang di Mizpeh Ramon, sebuah kota yang bertengger di sebuah kawah besar di gurun Negev.

Ia meneliti bahwa terjadi 3 peristiwa astronomi di bulan februari, tepat di hari B’Shvat.  B’Shvat memiliki signifikansi astrologi tertentu, karena menandai titik tengah antara titik balik matahari musim dingin dan equinox musim semi.

Penemuan NASA terhadap Sistem 7-Planet Sesuai dengan sumber Yahudi

Penelitian NASA mengungkapkan tujuh planet yang mengorbit bintang kerdil, yang disebut Trappist-1, kira-kira delapan persen seukuran matahari dan berjarak 39 tahun cahaya dari Bumi. Empat dari tujuh planetnya memiliki ukuran dan massa yang sama dengan Bumi, dan tiga di antaranya adalah apa yang diyakini ilmuwan sebagai zona layak huni. Penemuan baru-baru ini membutuhkan teleskop mutakhir NASA, Spitzer, untuk memverifikasi hasilnya.

Sumber-sumber Yahudi sendiri  telah membahas penampilan sistem bintang tujuh planet ribuan tahun lalu. Seorang peneliti Yahudi bernama Yuval Ovadia menerangkan bahwa apa yang NASA temkan memiliki kesamaan dengan sumber-sumber Yahudi kuno, yaitu Zohar yang berusia 2000 tahun, yang meramalkan kemunculan sebuah bintang dengan tujuh ‘bintang’ yang mengorbitnya.

Sebelumnya, kita mengetahui keberadaan mengenai planet X atau planet Nibiru yang disebut-sebut akan menghantam bumi.  Ovadia sendiri yang juga pemenang penghargaan film mengani Nibiru yakin bahwa Alkitab berisi nubuatan tentang sebuah bintang yang menandakan kedatangan Mesias Yahudi.

NASA mengonfirmasi keberadaan Planet X baru hipotetik yang jauh di dalam ruang angkasa di tata surya. Para ilmuwan memiliki bukti planet misteri berukuran Neptunus yang mengorbit matahari kita di orbit yang sangat memanjang jauh di luar Pluto.

Nubuat Bileam tentang Mesias

Bintang baru, diumumkan oleh Larry Molnar, seorang profesor astronomi di Calvin College Michigan. Ia mengatkan bahwa fenomena ini pasti akan tidak biasa. Ini adalah bintang biner, atau dua bintang yang mengorbit titik pusat.

Dalam pengamatannya, Molnar mencatat bahwa periode orbit mengalami penurunan pada tingkat percepatan, memimpin dia untuk memahami bahwa kedua bintang tersebut bergerak lebih dekat satu sama lain. Didasarkan pada kasus sebelumnya bintang biner, Molnar memprediksi dua bintang akan bertabrakan tahun 2022, mengakibatkan ledakan besar.

“[Tabrakan] akan melepaskan energi seperti energi yang dilepaskan matahari”, ungkap Molar.

Ketika bertabrakan, itu akan membuat bintang baru, nova merah. Kecerahan bintang akan meningkat sepuluh seribu, menjadikannya salah satu titik terang di langit selama enam bulan, setelah itu akan memudar dan tetap sebagai titik kecil di langit. Ini akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah bahwa penciptaan bintang baru akan terlihat dengan mata telanjang.

BLACK MOON – Pesan Nabi Yoel!

Sahabat CAZ, tentu berita mengenai tanda-tanda langit seperti gerhana matahari, gerhana bulan, asteroid, meteor, dll bukanlah sesuatu yang biasa saja, sebab Alkitab telah memberitahu kita lebih dahulu, bahwa matahari, bulan dan bintang-bintang akan mengambil peran vital sebagai tanda zaman sebelum Rapture.

Tetapi ada satu tanda langit lagi yang sangat penting yang akan terjadi di tahun ini, yaitu Black Moon, yang dinubuatkan oleh nabi Yoel dan Tuhan Yesus sendiri.

“Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan! Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.” ~Yoel 3:14-15

Di Yoel pasal 2, Alkitab menuliskan peristiwa menganai Blood Moon atau Bulan Merah Darah yang sudah terjadi dan yang masih akan terjadi. Tetapi di pasal 3, nabi Yoel juga berbicara mengani Black Moon. Jadi nubuatan atau tanda zaman sebelum Yesus kembali tidak berhenti di Blood Moon, tetapi juga Black Moon. Tuhan Yesus pun mengatakan hal yang sama.

“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. ~Matius 24:29

Hari ini, tanggal 21 Agustus, akan terjadi Black Moon yang dahsyat sebab  Bulan Gelap ini akan dapat dilihat oleh seluruh dunia karena sekaligus akan menyebabkan Gerhana Matahari Total yang spektakuler. Gerhana Matahari Total (GMT) ini sangat spektakuler hingga orang menyebutnya “The Great American Eclipse”.

Seperti diketahui bahwa lintasan dari gerhana matahari bulan atau Black Moon ini akan terjadi di beberapa negara bagian AS, yang notabene dimenangkan oleh Trump. Pendeta Senior yang mula-mula menemukan Blood Moon, Ps. Mark Blitz dan beberapa hamba Tuhan lainnya mengatakan bahwa tanda kegelapan ini menjadi pesan serius agar Amerika bertobat.

Gerhana ini diperkirakan akan muncul di Oregon di barat laut Amerika Serikat pada pukul 09:06 pada hari Senin, dan akan berjalan dengan cara tenggara di jalur diagonal, melewati pantai South Carolina sekitar pukul 04.06. Bayangan kemudian akan berlanjut ke laut, menuju ke selatan melintasi Atlantik.

Gerhana matahari ini menyebabkan pasang surut yang tidak biasa di daerah pesisir. Saat ini, awan bisa terbentuk menjadi badai yang signifikan pada hari Senin, mengaduk-aduk perairan Atlantik tepat di bawah gerhana matahari.

Seorang rabi bernama Pinchas Winston, seorang ahli Akhir Zaman mengatakan bahwa Tuhan mengirim cuaca yang tidak biasa sebelum banjir untuk membangunkan orang-orang untuk melakukan tshuva (bertobat).” Ia mencontohkan bahwa badai terjadi di Atlantik terjadi pada tahun 1959, ketika gerhana muncul. Terakhir kali gerhana matahari yang melintas di Amerika Serikat adalah 99 tahun yang lalu.

Karena Black Moon menyebabkan GMT, (Matahari lambang bangsa-bangsa, Bulan melambangkan Israel) itu artinya pesan peristiwa alam ini bukan hanya untuk pertobatan bangsa-bangsa khususnya Amerika, tetapi juga Israel.

Beberapa rabbi, mengatakan bahwa pesan ini juga ditujukan kepada Yahudi Amerika untuk bertobat dan dan kembali ke Israel. Terlebih, peristiwa alam ini terjadi di bulan Av, yang merupakan bulan tragedi bagi bangsa Israel. Sejarah mencatat banyak tragedi atas orang-orang Yahudi terjadi di bulan “Av” ini. Gerhana akan berakhir beberapa jam sebelum bulan Ibrani Elul dimulai, memulai periode pertobatan empat puluh hari yang berpuncak pada hari suci Yom Kippur saat tahun 5777 berakhir.

Sebagai sentral dalam memahami timeline Akhir Zaman, Israel dengan Black Moon memang erat kaitannya. Alkitab mengisyaratkan bahwa  kedatangan Black Moon ini merupakan pesan serius untuk Israel, sebab berkaitan dengan peristiwa pengepungan Yerusalem yang nabi Yoel katakan. Pengepungan Yerusalem inilah yang disebut Waktu Kesusahan bagi Yakub (Yeremia 30:7).

Memang, di tahun ini, topik mengenai Israel dan Palestina sangat didengungkan oleh bangsa-bangsa. Selain konflik yang masih cukup intensif, bangsa-bangsa lain juga ikut terlibat mengecam, menekan, dan mengancam Israel, terlebih mempermasalahkan hak Israel atas Yerusalem. Kita belum mengerti dengan jelas kapan hal ini terjadi depan kita, tetapi sulit melepaskan pendapat bahwa Israel cepat atau lambat akan dikepung bangsa-bangsa, berhubung meningkatnya tekanan bangsa-bangsa.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: