Konstruksi di bawah Temple Mount adalah persiapan pembangunan Bait Suci?

Philip Gilchrist, seorang arsitek non-Yahudi dari Selandia Baru, mengunjungi Yerusalem terkejut melihat apa yang ia yakini sebagai awal pembangunan  Bait Ketiga.

Gilchrist mengaku bahwa ia tidak memiliki hubungan keluarga dengan Yudaisme, meskipun dia sedang menyelidiki silsilahnya. Ia belajar arsitektur di Universitas Auckland. Ayahnya seorang Kristen yang taat, memintanya untuk melakukan studi ilustrasi tentang Bait Suci. . Gilchrist memenuhinya untuk diajukan sebagai tesis terakhirnya. Studinya meliputi Bait Suci dan peralatannya.

Setelah tiba di Yerusalem dan berkeliling ke Temple Mount, Gilchrist berkeliling kompleks terowongan yang membentang berdekatan dengan dinding penahan di Temple Mount. Kompleks terowongan ini terbuka untuk umum dan sedang menjalani renovasi yang dimaksudkan untuk memperkuat dinding kuno yang menopang struktur bagian atas.

Ketika Gilchrist melihat konstruksinya, dia terkejut.”Saya yakin bahwa apa yang saya lihat adalah awal pembangunan di Bait Ketiga,” katanya. “Sebagai seorang arsitek, saya tahu bahwa jika saya ditugaskan dalam proyek ini, itulah yang akan saya lakukan. Anda tidak mulai dari atas; Anda mulai dengan membuat fondasi kuat. “

Yang menakjubkan lagi adalah proyek tersebut dilakukan oleh umat Islam yang sepertinya cukup senang bisa bekerja di Bait Suci Yahudi. Bingung dengan apa yang telah dilihatnya, Gilchrist berkonsultasi dengan Rabbi Chaim Clorfene, yang telah menulis buku-buku otoritatif di Bait Ketiga. Rabbi Clorfene meyakinkan Gilchrist bahwa konstruksinya belum dikontrak oleh otoritas yang lebih tinggi dari pemerintah Israel, namun percakapan tersebut memiliki dampak yang kuat.

Rabbi Clorfene mengatakan bahwa konstruksi tersebut bukan untuk Bait Suci. Tapi antusiasme Gilchrist dan perspektifnya membuat Rabbi Clorfene mempertimbangkannya kembali.

“Adalah penting bahwa di kalangan pekerja adalah Muslim Arab,” katanya. “Kami memiliki tradisi lisan bahwa orang-orang Arab akan menjadi orang pertama yang menerima Hukum Nuhid.” Ia kemudian  mengutip Rabbi Shalom Mashash, mantan kepala rabbi Haifa, yang mengatakan bahwa Bait Suci akan dibangun saat orang-orang Arab meminta kita untuk membangunnya.

Ketua Gerakan Bait Suci, Rabi Yaakov Hayman lebih memilih kesimpulan Gilchrist agar akurat. Dia tahu bahwa pembangunan di sekitar Temple Mount tengah  berlangsung. Dan ia mengatakan bahwa jika pembangunan Bait Ketiga dimulai, mungkin akan terlihat seperti ini, pondasinya ditopang.

Sumber : breakingisraelnews

Facebook Comments

One comment

  1. Netty Arni, SH - Notaris

    Marilah kita bangun Bait Suci Ketiga di Yerusalem menjadi ‘Pondok Daud’ atau ‘Rumah Doa Bagi Segala Bangsa’, ……. Biarlah semua makhluk-Nya bisa mensucikan/menguduskan/mentahirkan diri di sana, …….
    Semoga TUHAN Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, Allah semesta alam, Allah semua makhluk melimpahkan rahmat-Nya dan berkat-Nya kepada kita, takut kepada-Nya ada di hati kita dan mencintai semua makhluk-Nya ada di batin kita agar ada damai sejahtera di langit dan bumi-Nya, ……. Bukankah di dalam Alkitab-Nya dijelaskan demikian:
    – “Aku mau mendengar apa yg hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yg dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?
    – Sesungguhnya keselamatan dari-Nya dekat pada orang-orang yg takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita.
    – Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.
    – Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
    – Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.
    – Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.” (Mazmur 85:9-14) …….. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: