Armada AS mendekat, Korea Utara “panas”!

Shalom sahabat CAZ,

Media dalam dan luar negeri sangat intens memberitakan mengenai perkembangan situasi di Semenanjung Korea. Dikabarkan bahwa situasi semakin memanas, bukan hanya bagi AS, tetapi negara terdekat Korut seperti Jepang dan Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan sendiri telah menyiapkan 11 ribu lokasi pengungsian untuk mengantisipasi jika perang benar-benar pecah. Di Jepang, permintaan bunker meningkat sangat drastis, sebab masyarakat takut jika perang sungguh terjadi. Selain bunker, permintaan permurni air juga meningkat, guna mengantisipasi radiasi dari senjata yang digunakan. Bahkan dikabarkan, produsen bunker dan pemurni air ini kewalahan memproduksinya.

Sementara itu, AS sungguh tak bermain-main dengan niatnya dalam menekan Korea Utara. Sabtu lalu, wakil presiden AS mengatakan bahwa armada serangan angkatan laut negaranya yang dipimpin kapal induk USS Carl Vinson akan tiba di Laut Jepang. Selain mengirim kapal induk dan kapal perang lainnya, AS juga telah menempatkan pasukannya di lokasi-lokasi strategis, dan bahkan telah melakukan latihan militer, seperti dengan Australia, Jepang dan Korea Selatan.

Dan hari ini kapal selam AS USS Michigan juga tiba di pelabuhan Busan, Korea Selatan di saat gugus tugas USS Carl Vinson sedang berlayar menuju ke perairan Korea.  USS Michigan adalah kapal selam bersenjata misil berpemandu dan bertenaga nuklir (SSGN).

Selain memperkuat basis laut, pesawat tempur AS juga telah tiba di Jepang, temasuk jet khusus, yang disebut Nuclear Sniffer Plane. Militer Jepang sendiri dikabarkan telah menggabungkan armada militernya dengan kapal kapal-kapal penghancur AS.

Dan rabu waktu setempat, hal yang tak biasa terjadi di AS, dimana seluruh senat akan datang ke gedung putih mendengarkan solusi terkait dengan respon AS terhadap Korut.

Di sisi lain, Korea Utara makin panas setelah Menteri Luar Negeri Julie Bishop yang akan menjatuhkan sanksi baru terhadap negara yang dipimpin Kim Jong-un, dan dianggap sebagai sekutu AS. Ancaman Korea Utara terhadap Australia disampaikan kantor berita Korea Utara, KCNA dan dilansir Guardian, Minggu, 23 April 2017.

“Jika Australia kukuh mengikuti langkah Amerika Serikat mengisolasi dan melumpuhkan Korea Utara dan tetap bersekutu dengan Amerika Serikat, hal ini jadi tindakan bunuh diri dengan tembakan senjata nuklir dari pasukan strategis Korea Utara,” ujar KCNA mengutip laporan Kementerian Luar Negeri Korea Utara.

Terkait dengan berlabuhnya angkatan perang AS, Korea utara justru tidak gentar dan mengutuk aksi tersebut. Militer Korut bersumpah akan menenggelamkan kapal induk AS, USS Carl Vinson.

“Siap bertempur untuk menenggelamkan kapal induk nuklir AS dengan satu serangan,” klaim militer Korut.

Beberapa negara telah memperingatkan agar AS dan Korut menaham diri. Mereka memperinngatkan akan bahaya yang akan muncul jika mereka terlibat perang. Sejauh ini AS tidak juga terlihat tidak gentar dan tidak mundur, sebab beredar kabar bahwa tanggal 28 April mendatang Korut akan kembali mengadakan uji coba rudal balistik mereka.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: