Pembangunan Bait Suci Ke-3 segera dimulai?

Beginilah firman TUHAN semesta alam: “Kuatkanlah hatimu, hai orang-orang yang selama ini telah mendengar firman ini, yang diucapkan para nabi, sejak dasar rumah TUHAN semesta alam diletakkan, untuk mendirikan Bait Suci itu. ~Zakaria 8:9

Shalom sahabat CAZ,

Baru-baru ini The Temple Insttute meliris sebuah video yang menjawab pertanyaan banyak orang selama ini, apakah Bait Suci Ke-3 dibangun atau turun dari langit? Rabbi Chaim Richman, direktur internasional The Tempel Institute membuka video dengan pertanyaan, “Bait Suci turun dari langit, benar atau salah?

Menggunakan metodologi rabi, Rabbi Richman mengatakan bahwa adalah perintah Alkitab untuk membangun Bait Suci.

Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. ~Keluaran 25: 8

Kesimpulan rabbi Richman ini merupakan tantangan bagi mereka yang mempertahankan bahwa Bait Suci Ketiga akan turun dari Surga. Namun, bagi mereka yang percaya bahwa Bait Suci harus dibangun, sangat bergembira dan menganjurkan orang Yahudi memulainya.  Yaakov Hayman selaku ketua Temple Movement, mengatakan bahwa ia tidak percaya bahwa Bait Suci akan tiba-tiba muncul. Ia justru mengatakan bahwa pembangunan akan dilakuan secara bertahap.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tahap pertama sedang dalam jangkauan mereka, yakni akses ke Temple Mount bagi orang-orang Yahudi. Jika ini terjadi, maka akan banyak orang yag datang berdoa seperti di Tembok Barat. Tidak ada yang bisa menghentikan itu. Ini adalah evolusi alami dari mana kita sekarang perlu untuk membangun Bait Suci, ” katanya.

Rabbi Richman dan Rabbi Hayman percaya bahwa saat konstruksi manusia dimulai, Hashem (Tuhan) akan  memainkan bagian integral. Rabbi Richman mengutip nubuatan Zakharia berikut:

“Sesungguhnya Aku akan menggerakkan tangan-Ku terhadap mereka, dan mereka akan menjadi jarahan bagi orang-orang yang tadinya takluk kepada mereka. Maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku. ~Zakharia 2: 9

Dengan demikian, ia menyimpulkan bahwa peran Tuhan akan nyata saat manusia mengambil peran mereka secara proaktif. Ia mencontohkan hal ini dengan peristiwa di tahun 1967. Saat itu, Israel dikepung oleh musuh-musuh mereka yang notabene jauh lebih banyak. Mereka memiliki satu hasrat, yaitu membumihanguskan Yahudi. Menurutnya, kemenangan ini dapat dianalogikan saat Tuhan mengirimkan api turun untuk menyalakan kayu di atas mezbah Bait Suci.

Meski api itu buatan manusia, tetapi campur tangan Tuhan menyebabkan sesuatu yang illahi terjadi. Ia menegaskan bahwa inilah prinsip utama dari Taurat, dimana setiap berkat Tuhan akan terjadi saat kita pertama kali melakukan bagian kita.

Bila diterapkan pada Bait Suci Ketiga, Rabbi Richman melihatnya sebagai perintah lain kewajiban Taurat bagi orang-orang Yahudi.

“Pertama Israel harus memenuhi perintah Allah dan membangunnya sendiri, dan hanya setelah itu, Tuhan membawa sentuhan illahi akhir ke struktur yang telah mereka buat dengan tangan mereka sendiri.

Hayman menambahkan bahwa membangun struktur bukanlah akhir dari proses itu. “Tidak seperti dua bait pertama, Kuil Ketiga akan abadi,” kata Hayman. “Harus ada unsur ilahi ditambahkan pada akhir untuk membuatnya demikian.”

Hayman percaya bahwa orang-orang Yahudi yang keberatan dengan pembangunan Bat Suci melakukannya dalam rangka memajukan agenda politik, dan bukan karena alasan agama.

Lembu Merah ditemukan di Virginia Barat

Salah satu komponen penting yang harus ada dalam layanan Bait Suci adalah lembu merah atau Red Heifer. Secara ajaib sudah cukup banyak lembu merah yang tiba-tiba muncul di berbagai negara. Pekan lalu, sapi merah yang sama ditemukan oleh seorang rabi Chabad di Baja, Meksiko. Namun, kemungkinan besar, lembu merah tersebut didiskualifikasi sebab telah ditindik di bagian telinga. Syarat dalam taurtat, lembu merah tidak boleh bercacat sedikitpun.

Menariknya, kali ini lembu merah muncul di Virginia Barat. Seorang pensiunan bernama  Bill Shuff menemukan sapi merah yang tampaknya memenuhi syarat, dimana sepenuhnya merah, dan tidak ditindik. Bill mengatakan bahw ia mengatahui bahwa lembu merah ini penting karena ia mengikuti studi Alkitab di gerejanya.

Lembu Merah  Virginia Barat

Ia mengakui tidak tahu persis syarat-syaratnya, tetapi yang jelas ia tahu bahwa lembu merah sangat penting untuk layanan Bait Suci. Meski merasa sulit untuk melaporkan lembu mreah ini pada rabi setempat, namun ia mengaku bahwa ia telah mengirimkan foto lembu merah tersebut, dan mengunggu otoritas rabi terkait lembu ini.

Menurut tradisi Yahudi, total hanya akan ada 10 lembu merah yang digunakan sepanjang Bait Suci ada. Dua Bait Suci pertama telah menggunakan 9 ekor, dan yang ke-10 akan di digunakan untuk mengantar Mesias.

Dukungan Pembangunan Bait Suci Ke-3

Rabbi Yehuda Glick, aktivis doa multi-agama di Temple Mount yang menghadiri pelantikan Presiden Donald Trump telah menghabiskan banyak waktunya untuk mengadakan rapat dengan pendeta Kristen. Mereka membahas sebuah gerakan yaitu “Jerusalem Covenant”, sebuah gerakan untuk mendukung Yerusalem sebagai ibukota abadi Israel.

Ia membuat petisi online, yang mana pada tahun 2013 telah ditandatangani oleh 10.000 orang, dan hari ini, lebih dari 110.000 tanda tangan telah dikumpulkan. Bertahun-tahun lamanya ia menganjurkan kesetaraan doa bagi semua agama di Temple Mount, tetapi untuk pertama kalinya, ia beralih langsung ke agama Kristen untuk mencari dukungan. Rabbi Glick berencana untuk bertemu dengan lebih dari 25 pendeta untuk bergabung di gerakan ini, dan pekan lalu ia meminta bantuan dari Pastor Paul Begley, seorang pengkhotbah generasi keempat yang pelayanannya mencapai ribuan orang Kristen di seluruh dunia.

Sampai hari ini ada banyak masyakarat Kristen yang mendukung gerakan ini. Bahkan, mereka mendukung resolusi dari Presiden Trump untuk memindahkan Ibukota Israel ke Yerusalem. Mereka menganggap bahwa ini adalah langkah awal yang kongkrit, sebab akan menjadi pesan bagi dunia bahwa Yerusalem adalah ibukota abadi Israel.

“Pindah kedutaan ke Yerusalem akan mengirim pesan kepada dunia bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel dan kota Allah yang kekal,” kata Pastor Begley. “Itu sangat besar bagi orang Kristen. Kami mengikuti jejak Mesias kami, yang datang dari orang-orang Yahudi. Yerusalem adalah kota di mana ia melayani, di mana ia hidup dan mati.

Ia mengutip ayat terkenal dalam Kejadian yang meletakkan dasar untuk dukungan Kristen banyak untuk Israel.

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. ~Kejadian 12: 3

Dukungan juga datang dari Donna Jollay, seorang aktivis pro-Israel Kristen Injili dan konsultan Israel365, mengatakan bahwa mendukung Yerusalem bersatu adalah yang paling penting bagi orang Kristen.

“Orang-orang Yahudi telah mempertahankan firman Allah selama ribuan tahun untuk kami,” kata Jollay. “Yerusalem dan Yehuda datang bersama-sama adalah komponen penting dari rencana Allah. Dia kemudian mengutip Kitab Yoel berikut:

Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku.    ~Yoel 3: 2

Facebook Comments

One comment

  1. Netty Arni, SH - Notaris

    Semoga Bait Suci Ketiga di kota Sion/Yerusalem bisa cepat dibangun, supaya korban-korban dari lembu sapi dan kambing domba bisa dibawa ke mezbah-Nya di sana, …….. Dan Nabi Daud juga berdoa:
    – “Lakukanlah kebaikan kepada Sion menurut kerelaan hati-Mu bangunkanlah tembok-tembok Yerusalem!
    – Maka Engkau akan berkenan kepada korban yg benar, korban bakaran dan korban yg terbakar seluruhnya; maka orang akan mengorbankan lembu jantan di atas mezbah-Mu.” (Mazmur 51:20-21)
    Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: