Bait Suci Ketiga semakin dekat setelah Sanhedrin menemukan anggur kudus yang langka!

TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya. ~Yesaya 25:6

Shalom sahabat CAZ,

Percaya atau tidak, keberadaan Israel sampai saat ini merupakan bukti yang tak terbantahkan bahwa Tuhan itu setia adanya (Baik Israel secara jasmani maupun secara rohani).  Alkitab menuliskan janji yang luar biasa mengenai kedua pemegang perjanjian Tuhan ini, yaitu Israel dan gereja, sampai Ia datang nanti untuk yang kedua kali.

Hari ini kita akan melihat sebuah janji terhadap Bangsa Pilihan Israel, dalam hubungannya dengan akhir zaman. Israel secara jasmani memiliki 7 jenis berkat, dan salah satunya adalah anggur.

suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya ~Ulangan 8:8

Orang-orang Yahudi percaya bahwa anggur memiliki nubuatan profetis sebelum datangnya Mesias. Kembalinya anggur ke Israel, yang hilang selama pemerintahan Islam ketika alkohol dilarang, merupakan sebuah nubuatan yang disampaikan oleh nabi Mikha.

Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut TUHAN semesta alam yang mengatakannya. ~Mikha 4: 4

Peran Anggur dalam layanan bait suci juga vital. Meskipun dilarang bagi para imam untuk minum anggur di Bait Suci, sebuah persembahan anggur ditawarkan di sana setiap pagi sebagai bagian dari layanan harian.

Anggur memiliki status khusus dalam Yudaisme, seperti yang diperlukan untuk hari Sabat, Paskah, dan ritual seperti pernikahan dan khitanan. Persyaratan untuk anggur untuk dipertimbangkan halal untuk konsumsi sehari-hari lebih ketat daripada makanan. Proses dari menghancurkan anggur sampai pembotolan, harus dilakukan sepenuhnya oleh orang-orang Yahudi yang taat.

Dalam persiapan untuk Bait Suci Ketiga, Rabbi Hillel Weiss menemukan anggur yang halal untuk digunakan di Bait Suci ke-3 nantinya.

Industri anggur di Israel terus berkembang, dengan ratusan pabrik yang memproduksi lebih dari sepuluh juta botol per tahun. Tapi memproduksi anggur suci untuk layanan Bait Suci memiliki tantangan sendiri, dan tidak dapat ditemukan di setiap toko.

Oleh sebab itu,  Rabbi Weiss menemukan kebun anggur yang cocok. Anggur yang digunakan di Bait Suci harus anggur yang ditumbuhkan langsung di tanah. Rabbi Weiss mendengar bahwa anggur yang dimaksud terdapat di sekolah tinggi pra-militer di Yatir, selatan Hebron.  Kebun anggur ini adalah Kebun anggur organik yang sangat cocok untuk layanan di bait suci. Tidak ada mesin yang digunakan ketika panen buah anggur atau membuat anggur. Para siswa menginjak-injak buah anggur

dengan kaki mereka. Juga tidak menambahkan elemen lain atau bahan kimia dalam proses ini. Fermentasi disebabkan oleh ragi alami pada kulit buah anggur. “

Tanah yang digunakan pun bukan sembarang tanah, sebab dalam perintah Taurat, tanah tidak boleh dikerjakan dengan cara apapun selama tahun Smittah kemarin. Ini artinya anggur ini memang sangat ideal, persis seperti perintah Taurat.

Pekan lalu, 30 botol anggur dikirim ke Sanhedrin sebagai bagian dari persiapan nyata pembangunan dan pelayanan dalam Bait Suci ke-3.

Bahkan, diadakan juga trumot u’maasrot, atau pengambalian persembahan persepuluhan sebagai buti ketaatan di Winery Psagot di Yerusalem Hills. Acara ini dihadiri oleh para rabi, dan B’datz, atau badan resmi yang mengawasi halal tidaknya makanan atau minuman. Dan saat bait suci nanti dibangun, persembahan ini akan dibawa dengan persepuluhan pertanian lainnya.

Rabbi Weiss percaya bahwa kelahiran kembali industri anggur Israel adalah tanda Mesianik.

“Kualitas anggur Israel, hilang dari dunia begitu lama, jelas bukti hubungan antara orang-orang Yahudi dan tanah “. “Puncak dari hubungan itu adalah ketika orang-orang Yahudi membawa karunia dari tanah, seperti anggur, ke bait suci”, kata Rabbi Weiss.

Sumber : breakingisraelnews

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: