Pedang Tuhan menjaga kota Yerusalem!

Shalom sahabat CAZ,

Tahun lalu, Otoritas Palestina gagal dalam upayanya untuk menggalang dukungan yang cukup di United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization untuk sebuah resolusi yang melarang orang-orang Yahudi masuk ke Temple Mount.  Pada bulan April, 58 anggota Dewan Eksekutif UNESCO bertemu di Paris dan mengadopsi sebuah resolusi yang berbicara semata-mata hubungan Muslim dengan Temple Mount.

Dan beberapa hari lalu UNESCO telah menyatakan bahwa Temple Mount, yang merupakan tanah sengketa orang Yahudi dan Islam, merupakan situs suci hanya untuk umat Muslim saja! PM Israel Benyamin Netanyahu geram dan mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang tidak masuk akal.

”Untuk mengatakan bahwa Israel tidak memiliki koneksi ke Temple Mount adalah seperti mengatakan bahwa China tidak memiliki koneksi ke Tembok Besar atau Mesir tidak memiliki koneksi ke Piramida,” ungkap Netanyahu.

Bukan hanya Netanyahu yang dibuat geram, tetapi juga petinggi-petinggi Israel seperti Presiden Israel, Reuven Rivlin dan beberapa petinggi lainnya. Keputusan UNESCO ini dikeluarkan setelah 24 negara mendukung hak akses ke Temple Mount. Enam negara menentang resolusi dan 26 negara lainnya memilih abstain.

Tembok Barat

Nir Barkat sebagai walikota Yerusalem juga marah sebab sudah ribuan tahun umat Yahudi berdoa di situs tersebut. Pemimpin oposisi Israel, Isaac Herzog menuduh UNESCO mengkhianati misinya. ”Siapapun yang ingin menulis ulang sejarah, untuk mendistorsi fakta, dan benar-benar ingin menciptakan fantasi bahwa Tembok Barat dan Temple Mount tidak memiliki kaitan ke orang-orang Yahudi, adalah mengatakan sebuah kebohongan besar yang hanya berfungsi untuk meningkatkan kebencian,” ujarnya, seperti dikutip Times of Israel, Jumat (14/10/2016).

Kecaman oleh UNESCO ini bukan yang pertama kali terjadi. Tentu saja keputusan ini tidak bisa diterima begitu saja oleh pemerintah Israel.

Pedang Tuhan bertempur untuk Zion

Abraham dan IsakKejadian 22: 16-18 menuliskan sebuah janji abadi dari Tuhan bahwa keturunan Abraham dan Ishak akan memiliki Gerbang musuh-musuh mereka, diucapkan kepada mereka atas wilayah Gunung Moria, yang hari ini merupakan wilayah Temple Mount, Yerusalem.

Melalu janji ini, tentu Tuhan tidak akan tinggal diam. Tentu Tuhan akan melindungi Yerusalem!

Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi. ~Yesaya 62:6-7

Saya masih teringat betul perisitwa saat Israel masih terlibat perang dengan  Hamas beberapa tahun lalu. Seperti yang dikutip di Tellmenow.com mengungkapkan bagaimana Israel berupaya menggunakan misil untuk melindungi warganya dari serangan Hamas, Hamas justru menggunakan warganya untuk melindungi dari serangan misil Israel. Inilah yang menyebabkan mengapa begitu banyak korban sipil di Gaza terus meningkat kala itu, sehingga Israel dikecam oleh dunia dan PBB. Tetapi yang menarik adalah, beberapa pejuang Hamas meyakini bahwa ini bukan hanya perang antar agama, tetapi pertempuran antara 2 Tuhan!

Dalam artikel yang ditulis oleh Barbara Ordman di Jewish Telegraph edisi 18 Juli, Ordman bertanya kepada Hamas mengapa roket mereka tidak begitu efektif menghancurkan Israel. Jawaban yang didapatnya adalah, “Kami telah berusaha, tetapi Tuhan mereka mengubah arah roket kami di atas udara”.  Pengakuan pejuang Hamas ini sonta menjadi viral di sosmed, terutama di media Israel.

Dan yang paling luar biasa bahwa musuh-musuh Israel tahu bahwa mereka akan cukup gampang menghancurkan Israel dengan meluncurkan serangan di hari sabat, dimana seluruh umat Yahudi, termasuk militer Israel beribadah. Nyatanya, tidak pernah berhasil!

Pandanglah Sion, kota pertemuan raya kita! Matamu akan melihat Yerusalem, tempat kediaman yang aman, kemah yang tidak berpindah-pindah, yang patoknya tidak dicabut untuk seterusnya, dan semua talinya tidak akan putus. Di situ kita akan melihat betapa mulia TUHAN kita: seperti tempat yang penuh sungai dan aliran yang lebar; perahu dayung tidak melaluinya, dan kapal besar tidak menyeberanginya. Sebab TUHAN ialah Hakim kita, TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita; TUHAN ialah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita. ~Yesaya 33:20-22

Tuhan telah memilih Yerusalem

yerusalem

dan Ia berfirman kepadaku: “Hai anak manusia, inilah tempat takhta-Ku dan inilah tempat tapak kaki-Ku; di sinilah Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel untuk selama-lamanya dan kaum Israel tidak lagi akan menajiskan nama-Ku yang kudus, baik mereka maupun raja-raja mereka, dengan persundalan mereka atau dengan mayat raja-raja mereka yang sudah mati; ~Yehezkiel 43:7

Sebab TUHAN telah memilih Sion, mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya: “Inilah tempat perhentian-Ku selama-lamanya, di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya. ~Mazmur 132:13-14

Dan TUHAN akan mengambil Yehuda sebagai milik-Nya di tanah yang kudus, dan Ia akan memilih Yerusalem pula. ~Zakaria 2:12

Tuhan berjanji bahwa

Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman TUHAN, Allahmu. ~Amos 9:15

YerusalemDi tengah-tengah Aliyah besar-besaran ini, dimana begitu besar kerinduan umat Yahudi memiliki Bait Suci untuk menjalankan 2/3 dari perintah Taurat, kecaman justru datang bagi mereka, dimana tidak memiliki akses ke Temple Mount. Diprediksi, konflik ini bukan hanya akan melibatkan 2 bangsa, tetapi negara-negara besar yang akan menjadi sekutu di kemudian hari.

Dan memang akan terjadi bahwa Yerusalem dikepung oleh musuh-musuh mereka. Ini adalah sebuah nubuatan dari Tuhan Yesus sendiri.

“Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat” ~Luk 21:20

Tetapi Tuhan juga berjanji…

“Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung. Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya. ~Zakaria 12:2-3

Inilah tulah yang akan ditimpakan TUHAN kepada segala bangsa yang memerangi Yerusalem: daging mereka akan menjadi busuk, sementara mereka masih berdiri, mata mereka akan menjadi busuk dalam lekuknya dan lidah mereka akan menjadi busuk dalam mulut mereka.           ~ Zakaria 14:12

Tuhan Yesus memberkati.

Facebook Comments

5 comments

  1. Netty Arni, SH - Notaris

    Alngkah banyaknya umat TUHAN Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, Allah semesta alam ini, ……. Bukankah hal ini memang telah dijanjikan Allah kepada Abram/Bapa Abraham/Nabi Ibrahim di dalam Alkitab-Nya demikian:
    – “Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: ‘Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan ke barat, utara dan selatan,
    – sebab seluruh negeri yg kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
    – Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yg dapat menghitungnya debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
    – Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.’
    – Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi TUHAN.” (Kejadian 13:14-18)
    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

  2. Maaf apa engga kebalik tuh beritanya?

    “Jika Dusta-ku dapat menambah kemuliaan Tuhan, mengapa aku masih di anggap salah?” Doktrin Paulus.

    http://international.sindonews.com/read/1148309/43/hamas-putusan-unesco-soal-temple-mount-kemenangan-rakyat-palestina-1476835867

  3. “Jika Dusta-ku dapat menambah kemuliaan Tuhan, mengapa aku masih di anggap salah?” Doktrin Paulus.

    di situ ada kata “jika”, artiya, kalau memang Rasul Paulus berdusta dalam apa yg dia ucapkn sehari2, lalu dustanya itu bisa menambah kemuliaan Allah, kenapa dia dianggap berdosa? Jadi kesimpulanya, kebenaran dan kemuliaan Allah itu tidak dapat dipengaruhi oleh apapun. Sedangkan manusia itu tak ada satupun yang bersih,

  4. Baca ayat yg lengkap jangan sepotong-potong, kalau sepotong ayat yg dimunculkan, seolah-olah Rasul Paulus sedang mengajarkan dusta untuk kemuliaan Tuhan. Tetapi kalau dibaca ayat sebelumnya dan 2 ayat sesudahnya, maka jelas pesannya, yang artinya: Tuhan tidak menghedaki berdusta untuk kemuliaanNya.
    Trik umat Islam memunculkan sepotong-sepotong ayat adalah basi.
    Apa yang sudah ditetapkan oleh Tuhan YHWH di dalam FirmanNya pasti akan terlaksana, walaupun seisi dunia tidak setuju.
    Berbeda dengan Alloh Islam Dewa Hubal penghuni istana Kabah.
    GBU.

  5. Ini menurut pendapat Pendeta Anderson mengenai apa yang sedang terjadi di Israel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: