Betapa Bapa di Sorga mengasihi kita!

Shalom sahabat CAZ, jika anda peka melihat situasi dunia saat ini, semakin banyak nubuatan dalam Daniel, Yesaya, Yehezkiel, Yoel, ke-3 Injil Sinoptik, serta kitab Wahyu digenapi! Dan itu berarti bahwa kedatangan Tuhan Yesus kedua kali memang sudah semakin dekat.

Alkitab jelas menuliskan demikian

Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya. ~Ibrani 10:37

Seperti yang admin sudah bahas dalam artikel sebelumnya, bahwa Yobel Besar di tahun ini merupakan penggenapan 6000 tahun kalender penciptaan. (Jika belum membacanya, silahkan klik di sini)

Pesannya sederhana, bahwa kedatangan Tuhan Yesus seperti yang Alkitab tuliksan dan diteguhkan oleh beberapa nubuatan dan pesan kepada hamba-hamba Tuhan memang sudah semakin dekat!

Hari-hari yang kita lalu saat ini dan kedepannya hingga Tuhan Yesus datang kembali merupakan anugerah dari Bapa. Tahukah anda bahwa Bapa di dalam kasihNya yang begitu besar tidak menghendaki seorang pun binasa?

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat ~2 Petrus 3:9

Oleh sebab itu, jika sampai hari ini kita masih ada, itu merupakan anugerah dari Bapa supaya kita bertobat dan memberitakan kepada sebanyak mungkin orang Anugerah Bapa dalam AnakNya Yesus Kristus. Bertobat harus dilakukan setiap hari!

Lihatlah betapa besarnya kasih Bapa itu bagi kita yang percaya!

Perikop dalam Yohanes 6 menuliskan sebanyak 2 kali (penegasan) peran Bapa bagi setiap kita yang percaya!

Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman ~Yohanes 6:44

Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” ~Yohanes 6:65

Kasih BapaAlkitab menegaskan bahwa melalui Yesuslah kita memperoleh keselamatan dan kepastian hidup kekal, tidak akan masuk dalam penghukuman, dan memperoleh upah di Sorga. Tanpa Yesus, kita pasti binasa. Tetapi perhatikan kedua ayat di atas, dimana Bapalah yang menarik orang kepada Yesus!

Oleh sebab itu, jika anda saat ini berdiri sebagai orang yang percaya kepada Yesus dan telah lahir baru, itu membuktikan betapa besarNya kasih Bapa atas hidup anda. Ia telah memilih kita bukan atas dasar pengetahuan kita, atas dasar perbuatan kita, atas pangkat dan jabatan, atas kekayaan ataupun pengaruh kita. Ia menentukanNya karena kasih dan kedaulatanNya.

Kita tidak akan pernah bisa memilih Tuhan, sebab Ialah yang memilih kita. Perhatikan bahwa karena dosa, semua manusia sudah mati (roh), meski masih tetap hidup secara jasmani. Di dalam keadaan mati itu, mustahil orang bisa mencari Tuhan, sebab manusia pada hakekatnya sudah mati.

adam-eve-and-GodTuhanlah yang mencari dan menyelamatkan kita. Hal ini terlihat jelas dalam kisah kejatuhan Adam dan Hawa (Kej 3:8-9). Adam dan Hawa berusaha menyelamatkan diri mereka dengan menyemat dauh pohon ara, tetapi Tuhan telah menyediakan yang jauh lebih baik, yaitu pakaian dari kulit binatang, yang merupakan gambaran mengenai Yesus Kristus.

Bapa tidak segan-segan menyerahkan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Maukah anda mengambil beberapa menit untuk bersyukur atas kasih Bapa Surgawi bagi anda? Pejamkan mata anda, dan mulai bersyukur bahwa hanya oleh KasihNya anda bisa ditarik untuk percaya dalam Anak TunggalNya. Kasih Bapa sedang melawat, dan memulihkan ada sementara ada sedang bersyukur atas Kasih yang tak ternilai ini!

Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus. ~Efesus 1:5-9

Tuhan Yesus memberkati!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: