Upaya dunia melalui PBB untuk menekan Israel!

PBB sekali lagi mempertanyakan hubungan abadi dari Temple Mount dan Yudaisme dengan sebuah vote yang akan menolak adanya hubungan antara keduanya.

Salah satu badan PBB, yaitu UNESCO akan memberikan suara pada draft keputusan selama pertemuan tahunan ke-40, yang diadakan di Istanbul, Turki. Ini adalah keputusan anti-Israel yang kedua, setelah mana UNESCO berusaha untuk menghapus hubungan Israel untuk situs warisan kuno, Temple Mount dan Tembok Barat pada April lalu.

Temple MountTemple Mount dianggap sebagai tempat tersuci dalam agama Yahudi. Lokasi ini merupakan situs bersejarah dimana terdapat 2 Bait Allah sebelumnya. Temple Mount dibeli oleh Raja Daud dan tercacat dalam Alkitab. Namun, saat ini Temple Mount diklaim oleh orang-orang Arab, yang bekerja untuk mendelegitimasi hubungan Yahudi dengan situs bersejarah ini, melalui resolusi pada April lalu.

Draft baru PBB, sebuah upaya besama dari Palestina dan Yordania untuk kembali pada “status quo” situs ini yang ada sebelum perang 1967. Agaknya, ini berarti benar-benar melarang orang-orang Yahudi dan non-Muslim lainnya dari untuk masuk dalam kompleks Temple Mount.

Temple MountSampai hari ini, kaum non-Muslim diperbolehkan untuk mengunjungi situs pada jam tertentu yang dibatasi dan di bawah pengawasan ketat, tetapi mereka tidak boleh berdoa. Arab mengklaim bahwa Israel sedang berusaha untuk mengubah status quo menyusul peningkatan jumlah pengunjung Yahudi ke Temple Mount.

Dokumen PBB berulang kali merujuk Israel sebagai “penguasa pendudukan” dan menuduh menyebabkan kerusakan ke situs tersebut, melakukan penggalian ilegal dan mencegah Yordania Waqf, yang memiliki yurisdiksi atas Temple Mount, untuk membuat perbaikan dan renovasi.

Menurut resolusi, Israel bersalah karena “mengganggu konstruksi, penggalian bawah tanah” dan dituduh melakukan agresi terhadap situs keagamaan dan tempat-tempat doa.”

Bahkan, perbaikan yang dilakukan oleh Waqf pada situs itu sendiri ilegal dan berisiko menyebabkan kerusakan serius pada struktur  dan artefak kuno yang berharga. Karena alasan inilah pemerintah Israel segera menghentikan proyek tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa di Temple Mount terdapat Dome of The Rock dan Masjid al-Aqsa yang merupakan dua struktur Islam yang penting dan bersejarah. Sementara itu, Tembok Barat yang disebut dalam draft sebagai situs suci ibadah Yahudi “Al-Buraq Plaza” tidak ada hubungannya sama sekali dengan Muslim.

Kementerian Luar Negeri Israel sedang  meyakinkan negara-negara untuk “vote down”, sebab ada upaya berbahaya dan tidak jujur untuk menyakiti Israel dan ibukotanya. Carmel Shama HaCohen, Duta Besar Israel untuk UNESCO, juga mengecam resolusi tersebut dengan mengatakan bahwa kecaman internasional setelah keputusan April  yang lalu telah jelas,  tidak cukup untuk menghentikan agenda Palestina bergerak maju di PBB.

“Kami telah membuat upaya diplomatik bersama namun pemungutan suara akan dilakukan dengan pemungutan suara secara rahasia dan aturan “permainan yang dikenal baik”, Palestina hampir selalu memiliki mayoritas”, pungkasnya.

HaCohen bersama kedua pemimpin Yahudi dan Kristen berbicara menentang keputusan tersebut. Perwakilan Kristen untuk PBB Laurie Cardoza-Moore mengatakan penolakan PBB untuk koneksi Yahudi ke Temple Mount adalah mirip dengan penyangkalan Holocaust.

Temple MountGerakan itu sangat dikutuk oleh Israel, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebutnya “tidak masuk akal”. “UNESCO mengabaikan hubungan bersejarah yang unik dari Yudaisme ke Temple Mount, di mana dua Bait berdiri selama seribu tahun dan yang man setiap orang Yahudi di dunia telah berdoa selama ribuan tahun,” katanya pada saat itu.

Perancis dan Brazil, yang keduanya memilih mendukung resolusi, mundur pada keputusan asli mereka, dengan mengatakan mereka telah membuat kesalahan dalam membantu untuk meluluskannya.

Resolusi April disebut Tembok Barat sebagai “Al-Buraq Plaza” dan mengutuk “agresi Israel di Temple Mount”, yang disebut “situs suci peribadatan Muslim”.

Facebook Comments

One comment

  1. Netty Arni, SH-Notaris

    Wahai Bani Israel pengikut Taurat Nabi Musa yg diberkati Allah, dan umat Islam pengikut Alqur’an Nabi Muhammad yg dirahmati Allah, bukankah masing-masing umat ini telah dikaruniai kiblat masing-masing, yakni bagi umat Yahudi menghadap kiblat Bait Suci Allah di Yerusalem dan bagi umat Islam berkiblat ke Bait Suci Allah Masjidil Haram Ka’bah di Mekah, bukankah hal ini telah dijelaskan di dalam Kitab Suci-Nya demikian:
    – “Orang-orang yg bodoh di antara manusia akan berkata: ‘Apakah gerangan (sebabnya) mereka (orang Islam) beralih dari kiblat mereka semula (dari Baitil Maqdis ke Masjidil Haram)?’ Katakanlah: ‘Timur dan Barat kepunyaan Allah, Dia memberi petunjuk kepada siapa yg dikehendaki-Nya ke jalan yg lurus.’
    – Dan demikian pula Kami menjadikan kamu umat penengah agar kamu menjadi saksi atas manusia, dan adalah Rasul itu menjadi saksi atas kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yg menjadi kiblat kamu melainkan agar Kami mengetahui siapa yg mengikuti Rasul dan siapa yg berbalik ke belakang. Dan sungguh (perpindahan) kiblat itu amat berat, kecuali bagi orang-orang yg telah diberi petunjuk oleh Allah. Dan Allah tidak menyia-nyiakan iman kamu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
    – Sesungguhnya Kami melihat wajahmu menengadah ke langit, maka sungguh Kami palingkan engkau (ke arah) kiblat yg engkau menyukainya. Maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang yg diberi Alkitab (Taurat dan Injil) mengetahui bahwa (berkiblat ke Masjidil Haram) adalah benar dari Tuhan mereka, dan Allah tidak lalai dari apa yg mereka kerjakan.
    – Dan sungguhpun engkau berikan segala keterangan kepada orang-orang yg diberi Alkitab, niscaya mereka tidak mengikuti kiblatmu, dan engkaupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebagian mereka tidak (pula) akan mengikuti kiblat sebahagian yg lain. Dan sesungguhnya jika engkau turuti kemauan mereka, setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya jika engkau demikian, niscaya engkau termasuk orang yg zalim.
    – Orang-orang yg telah Kami beri Alkitab mengenalnya seperti mereka mengenal anak-anak mereka sendiri, dan sesungguhnya segolongan di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.
    – Kebenaran itu dari Tuhanmu, maka janganlah engkau termasuk orang-orang yg ragu.
    – Dan bagi tiap-tiap umat ada arah (kiblat) yg ia menghadapnya, sebab itu berlomba-lombalah kamu berbuat kebajikan, di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu semua. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
    – Dan dari mana saja kamu keluar maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya itulah kebenaran dari Tuhanmu.
    Dan Allah tidak lalai dari apa yg kamu kerjakan.
    – Dan dari mana saja engkau keluar maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, maka hadapkanlah wajahmu ke arahnya agar orang-orang itu tidak mempunyai alasan membantahmu kecuali orang-orang yg zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku, dan agar Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kamu dan supaya kamu mendapat petunjuk;
    – sebagaimana Kami telah mengutus kepada kamu seorang Rasul dari golongan kamu yg membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan menyucikan kamu dan mengajarkan kepada kamu Alqur’an, hikmah dan mengajarkan kepada kamu apa-apa yg belum kamu ketahui.
    – Sebab itu ingatlah Aku niscaya Aku ingat kepada kamu dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Alqur’an 2:142-152) Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: