Rest In God's Presence
Rest In God's Presence

Kunci bertahan di tengah goncangan!

Shalom sahabat CAZ,

Tidak bisa disangkal, bahwa kita sedang berada dalam tahun di mana bumi sedang digoncang habis-habisan. Sepertinya goncangan ini tak pernah berujung. Sebut saja gelombang PHK dan tutupnya beberapa pabrik besar akibat krisis. Belum lagi masalah bencana alam yang terus mengguncang dunia seperti gempa bumi, banjir, badai, perubahan cuaca ekstrim, kemiskinan dan kelaparan yang meningkat akibat pancaroba.

Korban Virus Zika

Korban Virus Zika – Tengkorak kepala mengecil

Bukan hanya itu saja, perhatikan sejak beberapa tahun silam semenjak  datangnya virus-virus penyakit yang belum pernah anda. Virus-virus tersebut bahkan bertumbuh menjadi virus yang lebih ganas, seperti virus H5N1 yang bermutasi menjadi H5N5. Jika anda melihat di benua Afrika sekarang, muncul lagi virus ebola yang jauh lebih ganas dari virus yang dahulu ada. Dan saat ini, Amerika juga sedang diguncang dengan munculnya virus Zika, yang notabene pernah ditemukan pertaman kali tahun 1947.

2 TIPE ORANG DALAM GONCANGAN

Aniaya

Aniaya

Anda tak usah kaget dengan berita semacam ini. Alkitab menuliskan bahwa akan datang masa siksaan dimana jenis siksaan itu belum pernah ada semenjak duia dijadikan.

Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. ~Matius 24:21

Ditengah badai goncangan yang hebat ini, ada 2 tipe orang, yaitu:

Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik  ~Mazmur 91:7-8

Mereka yang hanya menonton goncangan dan mereka yang akan rebah, alias tidak bisa bertahan dalam goncangan ini. Saudara, goncangan itu selalu berbicara mengenai pemurnian. Saat ini, Tuhan sedang memurnikan gerejaNya dari semua jenis racun-racun dunia.

RAHASIA BERTAHAN DALAM GONCANGAN

Tidak bisa disangkal pula bahwa krisis yang melanda dunia tentu akan berefek dalam kehidupan semua orang termasuk orang percaya. Alkitab memberikan sebuah rahasia bagaimana bisa bertahan dalam gelombang goncangan yang besar selama di tahun Yobel Besar ini.

Masih ingatkah saudara mengenai salah satu makna dari kata “vav” yang pernah di muat di situs ini? Vav berbicara tentang “sulam”, seperti tangga dari bumi sampai ke surga, di mimpi Yakub. Saat itu Tuhan untuk pertama kalinya memperkenalkan diriNya kepada Yakub dengan berkata “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak.

Tangga ini (sullam – סלם) berbentuk DNA atau double helix. Double helix juga dikenal dengan nama tangga berpilin dalam bahasa biologi. Bagian DNA saling berpautan dan saling terikat. Inilah gambaran hubungan yang harus kita jalani bersama dengan Tuhan.

jacobs-ladder

jacobs-ladder

Saat peristiwa ini terjadi, Surga dan Bumi dalam keadaan tersambung, atau tanpa ada jarak. Ini berarti bumi mendapat akses langsung dari surga. Dengan demikian, Sorga memanifestasikan langsung kuasa ke bumi! Wow, sungguh dahsyat!

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” ~Matius 18:18-20

Saat tahun Yobel datang bangsa Yahudi sama sekali tidak boleh melakukan ini dan itu, dan hanya memusatkan perhatian kepada Tuhan. Pesan yang sama datang untuk kita! Saya tidak berkata supaya saudara berhenti bekerja, tetapi berikan waktu terbaik anda untuk berdiam diri di kaki Tuhan. Jangan terjebak dengan pelayan, sebab Tuhan tidak pernah tertarik dengan aktivitas rohani. Ia melihat jauh ke dalam hati seseorang. Selalu terapkan prinsip menyisihkan, bukan menyisakan. Menyisihkan berarti memberi yang terbaik di awal. Sedangkan memberi yang sisa-sisa merupakan bentuk sikap yang tidak hormat kepada Tuhan

Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan ~Ibrani 12:26-29

KEKUATAN BERDIAM DIRI

Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah — sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur (rest=istirahat). ~Mazmur 127 : 1-2

Kapan waktu terbaik Istirahat (berdiam diri) di hadapan Tuhan?

Jawabannya adalah pagi-pagi benar. Yesus telah memberikan contoh ini kepada kita semua.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana ~Markus 1:35

Berdoa

Berdoa

Pagi hari merupakan permulaan dimana pikiran dan konsentrasi masih begitu fresh. Inilah waktu terbaik. Ingat, jangan memulai konser anda sebelum menyetel alat musik terlebih dahulu!

Mengapa harus pagi hari? Bukankah pagi, siang, sore dan malam sama? Perhatikan ayat-ayat ini:

Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. ~Yesaya 50:4

>> PAGI HARI ADALAH WAKTU TERBAIK UNTUK BELAJAR MENDENGAR SUARA TUHAN, DAN MELATIH PENDENGARAN KITA AKAN SUARANYA. DI MASA-MASA SUKAR INI, KITA SEMUA PERLU TUNTUNAN TUHAN AGAR TIDAK SALAH LANGKAH.

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! “TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN ~Ratapan 3:22-26

Bahkan Kitab Mazmur memberikan kesaksian yang sama

TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu. ~Mazmur 5:4

Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan menangis; dan Ia mendengar suaraku. ~Mazmur 55:18

Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku. ~Mazmur 59:17

Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu. ~Mazmur 88:14

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. ~Mazmur 90:14

Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku. ~Mazmur 143:8

KESIMPULAN  : Pagi hari adalah prime time-Nya Tuhan!

Jika seorang presiden meminta anda untuk bertemu pada pagi hari, tentu anda tidak bisa mengatur beliau. Kita tidak bisa mengatur Tuhan. FirmanNya telah mengatakan kebenaran ini. Berikan yang terbaik, sebelum anda berkutat dengan aktivita sehari-hari. Saya percaya bahwa kegiatan ini membuat hari-hari anda makin bergairah, dan semakin kuat di dalam Dia.

Tinggalkan video khotbah dan semua bacaan rohani. Semuanya itu hanyalah tambahan. Kita harus mengerti mana yang prioritas, mana yang tambahan. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk berdiam diri meminta Tuhan sendiri yang berbicara dan menuntun kita.

Mungkin anda tak terbiasa bangun pagi. Tetapi mulai hari ini ambil komitmen di hadapan Tuhan, bahwa anda mau melakukannya. Tuhan tidak pernah menuntut, Ia menuntun anda. Ia lebih menghargai niat dan ketaatan anda dibanding semua jenis aktivitas rohani anda, yang dilakukan tanpa kasih.

MENGATUR PERHENTIAN

Tahukah anda bahwa dalam balapan Formula 1, mereka yang menang bukanlah mereka yang tercepat! Mereka yang menang adalah mereka yang bisa mengatur perhentian dengan tepat.  Di dalam arena F1 tersebut, terdapat area perhentian yang dinamakan Pit Stop. Tempat ini berfungsi untuk mengganti ban, dll. Mereka yang terus masuk dalam Pit Stop tersebut akan memiliki performa yang jauh lebih unggul dibanding yang lain. Mereka yang terus melaju tanpa masuk Pit Stop, akan mengalami banyak kerusakan, seperti kerusakan mesin dan kerusakan ban.

Rest In God's Presence

Rest In God’s Presence

Tahun Yobel Besar adalah waktu dimana kita makin memfokuskan diri kepada Tuhan. Jika anda ingin melihat kemenangan demi kemenangan dalam hidup anda, masuklah dalam Pit Stop hidup anda, sebuah tempat untuk anda berdiam diri, dan menikmati semua hidangan dari Tuhan. Tuhan pasti memperlakukan hidup anda secara berbeda!

Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya. ~Maleakhi  3:18

Mari sediakan waktu untuk Tuhan, jangan menunda-nunda. Ia telah membayar harga yang sangat mahal supaya kita bisa berdoa. Tuhan Yesus Memberkati.

Facebook Comments

One comment

  1. Netty Arni, SH-Notaris

    Marilah kita mengenal ‘One Step To Heaven’ sebagai ‘Batu Sara’/’Batu Sakrah’/’Batu Putih’ di dalam Kubah Emas ‘Dome Of The Rock’ dekat Masjidil Aqsa yg berkubah hitam/abu-abu dari perunggu di Yerusalem, juga dekat dengan ‘Tembok Ratapan’ dan makam Nabi Daud serta Gereja Makam Suci Bunda Maria dan Yesus Kristus/Nabi Isa di kota suci bagi tiga agama samawi/langit (Yahudi – Kristen – Islam) di kota suci Yerusalem, ……… Batu suci berwarna putih sebagai ‘tangga naik’ pada waktu Nabi Muhammad melakukan perjalanan isra’ mi’raj dari Bait Suci Masjidil Haram di Mekah menuju Bait Suci Masjidil Aqsa di Yerusalem dan kemudian naik ke langit atau Kerajaan Sorga-Nya dalam satu malam, …….. Menjadi ‘tangga berpilin’ atau ‘tali berpilin’ yg kuat sebagai simbol/perumpamaan dari pertalian agama-agama yg kuat (Yahudi – Kristen – Islam) yg diberkati dan dirahmati Allah, agar bisa menjadi tangga yg kuat sehingga bisa menghubungkan antara langit dan bumi untuk menjalin hubungan yg baik antara Allah dengan manusia, sebagaimana ‘tangga berpilin’ yg dilihat dalam mimpi Nabi Yakub/Israel di Betel demikian:
    – “Maka Yakub berangkat dari Bersyeba dan pergi ke Haran. – Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yg terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu. – Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yg ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. – Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: ‘Akulah TUHAN Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. – Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. – Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan tetap melakukan apa yg Kujanjikan kepadamu.’
    – Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: ‘Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.’ – Ia takut dan berkata: ‘Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga.’ – Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yg dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya. – Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.
    – Lalu bernazarlah Yakub: ‘Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yg kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, – sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku. – Dan batu yg kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yg Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.” (Kejadian 28:10-22) Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: