Europe aliyah
Europe aliyah

Kepulangan orang-orang Yahudi dari Eropa Barat ke tanah Israel!

Europe aliyah

Europe aliyah

Meningkatnya serangan anti-Semit di beberapa negara Eropa Barat membuat orang-orang Yahudi melakuka imigrasi atau Aliyah ke tanah Israel. Aliyah ini merupakan Aliyah tertinggi yang pernah tercatat. Beberapa hari lalu, sebuah kelompok nirlaba terkemuka mengatakan karena komunitas Yahudi yang terkepung,  orang Yahudi Perancis bergulat apakah mereka menahan diri dari mengenakan caps tengkorak Yahudi untuk keselamatan mereka.

Jewish Agency , yang bekerja sama dengan pemerintah Israel dan bertindak sebagai penghubung untuk orang-orang Yahudi di seluruh dunia, mengatakan kepada The Associated Press bahwa 9880 orang Yahudi Eropa barat berimigrasi ke Israel pada tahun 2015 – jumlah tertinggi yang pernah ada. Angka ini lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya dan lebih dua kali lipat tingkat 2013.

Orang Yahudi yang melakukan Aliyah mendekati 8.000 orang, yang berasal dari Perancis, di mana kenaikan serangan anti-Semit telah menghancurkan rasa aman dari populasi Yahudi terbesar ketiga di dunia itu.

Dalam  minggu ini, seorang remaja menyerang seorang guru Yahudi di kota Perancis selatan Marseille, mendorong otoritas Yahudi setempat untuk meminta sesama orang Yahudi untuk menahan diri dari memakai caps tengkorak tradisional mereka caps untuk tetap aman. Yang kontra memicu panggilan dari pejabat Perancis dan Yahudi lain yang mengatakan langkah tersebut akan menjadi kapitulasi teror.

Europe aliyah

Europe aliyah

Dari Inggris sendiri dilaporkan ada 800 orang Yahudi yang kembali ke tanah mereka di tahun 2015 kemarin. Selanjutnya, negara Italia dan Belgia yang masuk dalam daftar untuk melakukan Aliyah.

“Itu catatan jumlah orang Yahudi Eropa merasa bahwa Eropa tidak lagi rumah mereka harus alarm pemimpin Eropa dan melayani sebagai panggilan bangun untuk semua yang peduli tentang masa depan Eropa,” kata Ketua Badan Yahudi Natan Sharansky. “Pada saat yang sama, fakta bahwa Israel telah menjadi tujuan nomor satu bagi orang Yahudi Eropa berusaha untuk membangun masa depan yang lebih baik di tempat lain merupakan penghargaan untuk daya tarik kehidupan di Israel dan nilai-nilai negara Yahudi mewakili.”

Natan Sharansky, selaku pimpinan Jewish Agency mengatakan bahwa saat ini Eropa tidak lagi bisa menjadi rumah bagi mereka. “Pada saat yang sama, fakta bahwa Israel telah menjadi tujuan nomor satu bagi orang Yahudi Eropa berusaha untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Europe aliyah

Europe aliyah

Para ahli mengatakan orang Yahudi Eropa tidak merasa ini sebuah ancaman sejak Perang Dunia II, ketika 6 juta orang Yahudi dibunuh  dalam peristiwa Holocaust. Yahudi telah ditargetkan di Belgia, Denmark dan negara-negara Eropa lainnya, tetapi Prancis telah melihat yang terburuk. Yahudi dilaporkan telah mengalami serangan dan intimidasi, sebagian besar dari ekstrimis Muslim. Sementara beberapa serangan telah dikaitkan dengan kemarahan kebijakan Israel terhadap Palestina.

Prancis masih belum pulih dari serangkaian serangan di Paris pada 13 November yang menewaskan 130 orang dan hanya menandai ulang tahun serangan terhadap koran satir Charlie Hebdo dan toko grosir yang menewaskan 17 orang. Dalam setiap kasus, kelompok Negara Islam mengaku bertanggung jawab.

Komunitas Yahudi Prancis dari sekitar 500.000 adalah yang terbesar di Eropa. Sekolah Yahudi dan sinagog sering dikelilingi oleh tentara seragam tempur yang berpatroli di jalan-jalan dengan senapan. Meskipun orang-orang Yahudi kurang dari 1 persen dari populasi, pejabat Prancis mengatakan lebih dari 50 persen dari semua serangan rasis yang dilaporkan pada tahun 2014 diarahkan terhadap mereka.

Kekhawatiran tentang anti-Semitisme di Prancis sudah lebih tinggi, tapi pada tahun 2014, terlihat catatan jumlah orang Yahudi Prancis berimigrasi ke Israel. Angka migrasi pada tahun 2015 kemarin membuat Prancis sadar akan masa depan mereka, dimana mereka mengatakan bahwa tanpa orang Yahudi “no longer be France”.

Pada hari Selasa, Zvi Ammar, seorang pemimpin komunitas Yahudi di Marseille, mengatakan ia meminta orang-orang Yahudi pergi tanpa topi tengkorak “sampai hari yang lebih baik.” Orang Yahudi yang taat memakai kopiah, atau kippa dalam bahasa Ibrani, dalam tanda hormat untuk kekuatan yang lebih tinggi di atas mereka.

Pada pidato tahunan kepada wartawan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membahas kontroversi kopiah.

“Setiap orang Yahudi di mana-mana harus bisa hidup dengan aman dan menikmati perlindungan dari pemerintah dan saya memuji pemerintah Perancis dan pemerintah lain di Eropa untuk mengambil sikap penting tentang masalah ini,” katanya.

“Pada saat yang sama, setiap orang Yahudi harus tahu bahwa mereka memiliki rumah di Israel,” tambah Netanyahu. “Sejauh mengenakan kippa, itu hal yang sama. Mereka memiliki hak, harus memiliki hak dan menikmati hak untuk memakai kippa.”

Facebook Comments

2 comments

  1. Netty Arni, SH-Notaris

    Kiranya di akhir zaman ini TUHAN Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub ingin memanggil kembali pulang umat Bani Israel yg terserak menjadi diaspora ke seluruh dunia, dan mendirikan Bait Suci Allah di Yerusalem seperti dahulu kala ketika Nabi Sulaiman/Raja Salomo putera Nabi Daud/Raja Daud membangunnya untuk menguduskan/menyucikan Gunung Puteri Sion/Yerusalem, mendirikan ‘Rumah Doa Bagi Segala Bangsa’, biarlah semua makhluk-Nya bisa membesihkan/mensucikan/menguduskan diri di sana, sebagaimana dijelaskan di dalam Alkitab-Nya demikian:
    – “Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yg dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan.
    – Berbahagialah orang yg melakukannya, dan anak manusia yg berpegang kepadanya: yg memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yg menahan diri dari setiap perbuatan jahat.
    – Janganlah orang asing, yg menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: ‘Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya.’ dan janganlah orang kebiri berkata: ‘Sesungguhnya, aku ini pohon yg kering.’
    – Sebab beginilah firman TUHAN: ‘Kepada orang-orang kebiri yg memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yg memilih apa yg Kukehendaki dan yg berpegang kepada perjanjian-Ku,
    – kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama – itu lebih baik daripada anak-anak lelaki dan perempuan – suatu nama abadi yg tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka.
    – orang-orang asing yg menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yg memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yg berpegang kepada perjanjian-Ku,
    – mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yg kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yg dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.
    – Demikianlah firman TUHAN Allah yg menghimpun orang-orang Israel yg terbuang: Aku akan menghimpunkan orang kepadanya lagi sebagai tambahan kepada orang-orangnya yg telah terhimpun.” (Yesaya 56:1-8) Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

  2. Dari ujung ke ujung apakah Papua merupakan Pintu belas kasih ( Gerbang Jerusalem ) Kata Yesus ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: