Second Coming
Second Coming

Renungan Natal : Pesan penting bagi para Gembala!

Shalom sahabat CAZ,

Alkitab begitu jelas menuliskan bahwa tidak ada sesuatu yang baru di bawah matahari. Semua yang terjadi sekarang dan akan datang merupakan gambaran dari peristiwa yang telah terjadi. Itu artinya peristiwa-peristiwa yang dahulu pernah terjadi merupakan pesan atau nubuatan yang akan terjadi di masa depan.  Sebagai contoh, bunyi sangkakala yang sempat menjadi terdengar di beberapa belahan negara. Sejarahwan Yahudi abad 1, Flavius Yosefus  pernah mengatakan bahwa sebelum penghancuran Bait Allah dahulu, suara sangkakala juga pernah terdengar di langit.

Pada beberapa artikel sebelumnya, admin pernah membahas mengenai kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, yang merupakan gambaran saat Ia datang pertama kali dalam dunia di Betlehem. Perbedaannya ialah, saat Yesus datang pertama kali ke dunia, Ia datang dalam wujud seorang bayi sederhana. Namun, Ia akan datang sebagai Raja saat datang untuk kedua kaliNya.

Kedatangan Pertama

KedatanganNya pertama kali telah dinubuatkan oleh nabi Mikha dan Nabi Yesaya seperti berikut:

Yesus Lahir

Yesus Lahir

Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda (virgin:perawan) mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel ~Yesaya 7:14

Penggenapan :  

kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. ~Lukas 1:27

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala (everlasting:kekekalan). ~Mikha 5:2

Penggenapan :

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”  ~Matius 1:1-2

Bukan hanya itu, sejak zaman Adam dan Hawa, kehadiran dan Kematian Yesus sudah dinubuatkan.

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya (perempuan) akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” ~Kejadian 3:15

Ia adalah Raja orang Yahudi

I.N.R.I

I.N.R.I

Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!~Yohanes 1:49

Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.” Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: “Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.” ~Yohanes 19:19-20

Dalam perjanjian Allah dengan Abraham, ada tiga perjanjian yakni: tanah perjanjian (Kej. 12:1), perjanjian keturunan (Kej. 12:2), dan perjanjian berkat dan penebusan (Kej. 12:3). Unsur penting dari janji Allah kepada Abraham adalah penggenapan dimasa yang akan datang dimana kerajaan Mesias akan berkuasa. Janji Allah kepada Abraham akan digenapi sepenuhnya saat Ia datang sebagai Raja.

Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. ~Kisah 1:6-7

Dia dielu-elukan di Yerusalem 

Menjelang KematianNya, keempat Injil mencatat peristiwa saat Ia masuk ke Yerusalem pada Minggu Palem yaitu hari Minggu sebelum minggu Paskah dan merupakan permulaan Pekan Suci menjelang perayaan Paskah. Peristiwa ini terjadi pada berarti tanggal 10 bulan Nisan dalam kalender Yahudi.

Peristiwa ini telah dinubuatkan dalam Zakharia 9:9

“Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” (Penggenapan: Matius 21:4-5)

Keluaran 12:3-7 menulis demikian

Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga…Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing. Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja. Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.”

Ini persis meruapakan nubuat untuk Yesus sendiri yang adalah Domba Paskah tersebut. Tanggal 10 bulan Nisan bertepatan dengan hari pemilihan domba Paskah Yahudi, dan tanggal 14, Yesus mati di kayu Salib.

Kedatangan Kedua sebagai Raja

Raja segala raja

Raja segala raja

“Lalu aku melihat surga terbuka: Sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Allah.” Dan semua pasukan yang di surga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sembilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. Dan pada jubah-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” ~Wahyu 19:11-16

Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.” ~Wahyu 11:15

Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! ~Wahyu 15:3

Saat ia datang pertama kali sebagai seorang bayi sederhana, malaikat Tuhan menjumpai gembala-gembala di padang, bahwa seorang Raja telah lahir. Hal ini sangat kontras, mengingat biasanya para nabilah yang menerima pesan Tuhan. Pesan yang sama datang kepada para gembala di akhir zaman  agar mulai memberitakan bahwa Ia akan datang segera.  Ia bukan bayi lagi, tetapi Ia adalah Raja.

Para Gembala

Para Gembala

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka. ~Lukas 2:8-20

Pesan ini begitu kuat karena masih banyak orang-orang Kristen yang tidak  tahu tentang kedatangan Tuhan. Bahkan, mereka beranggapan bahwa cerita seperti itu hanyalah isapan jempol belaka.

Salah satu indikasi dalam Perjanjian Lama sebelum Mesias kembali ialah orang-orang Yahudi akan kembali ke tanah mereka (Yes. 11:10-13; Yer. 16:14,15; 23:5-8; 30:6-11). Seperti yang kita tahu bahwa tahun ini umat Yahudi terus berdatangan ke tanah leluhur mereka, bahkan grafiknya meningkat dari Aliyah tahun-tahun sebelumnya.

Aliyah

Aliyah

Di moment natal ini, mari kita semakin mempersiapkan diri dengan selalu berjaga-jaga, dan jangan lupa memberitakan kabar penghiburan ini kepada orang lain. Tuhan Yesus memberkati.

Facebook Comments

3 comments

  1. Netty Arni, SH-Notaris

    Marilah kita menyongsong kedatangan Mesias atau Al Masiah Isa Putera Maryam yg datang untuk kedua kalinya guna memohonkan ampun kepada TUHAN Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, Yg Maha Pengasih dan Maha Penyayng Allah semua makhluk, ………
    Biarlah Dia, Yg Maha Mulia dan Yg Maha Agung serta Yg Maha Luhur, Allah semesta alam kembali mengasihi dan menyayangi kita serta melimpahkan berkat dan rahmat-Nya kepada kita, ……..
    Maka langit-Nya bisa menurunkan embun-Nya yg menyegarkan bagi jiwa-jiwa kita, dan bumi-Nya bisa menghasilkan buah-buah-Nya yg melimpah sehingga membuat semua makhluk-Nya bersorak-sorai bergembira ria karena berkat-berkat-Nya yg memenuhi langit dan bumi-Nya, ……….
    Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

  2. Netty Arni, SH-Notaris

    Maka marilah kita bangun Bait Suci Ketiga di Yerusalem yg dahulu kala dibangun oleh Raja Salomo/Nabi Sulaiman putera Nabi Daud/Raja Daud, biarlah semua makhluk-Nya bisa berdoa memohon ampun kepada-Nya dan bernyanyi bersyukur memuji-Nya serta bertekuk lutut bersembah sujud kepada-Nya, agar Dia mau kembali menolong dan menyelamatkan kita semua, sebagaimana Daud memuji dan bersyukur yg diterangkan di dalam Alkitab-Nya demikian :
    Nyanyian puji-pujian Daud
    – “Kemudian pada hari itu juga, maka Daud untuk pertama kali menyuruh Asaf dan saudara-saudara sepuaknya menyanyikan syukur bagi TUHAN:
    – Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah pebuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!
    – Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yg ajaib!
    – Bermegahlah di dalam nama-Nya yg kudus, biarlah bersukahati orang-orang yg mencari TUHAN!
    – Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!
    – Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yg dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yg dilakukan-Nya,
    – hai anak cucu Israel, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya! di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.
    – Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yg diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,
    – yg diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak,
    – diadakan-Nya bagi Yakub menjadi ketetapan, bagi Israel menjadi perjanjian kekal,
    – firman-Nya: ‘Kepadamu akan Kuberi tanah Kanaan sebagai milik pusaka yg ditentukan bagimu,’
    – Ketika jumlah mereka tidak seberapa, sedikit saja, dan mereka orang-orang asing di sana,
    – dan mengembara dari bangsa yg satu ke bangsa yg lain, dan dari kerajaan yg satu ke suku bangsa yg lain,
    – Ia tidak membiarkan siapapun memeras mereka; dihukum-Nya raja-raja oleh karena mereka:
    – ‘Jangan mengusik orang-orang yg Kuurapi, dan jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabi-Ku!’
    – Bernyanyilah bagi TUHAN hai segenap bumi, kabarkanlah keselamatan yg dari pada-Nya dari hari ke hari.
    – Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yg ajaib di antara segala suku bangsa.
    – Sebab besar TUHAN dan terpuji sangat, dan lebih dahsyat Ia dari pada segala allah.
    – Sebab segala alllah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHANlah yg menjadikan langit.
    – Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan sukacita ada di tempat-Nya.
    – Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!
    – Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan.
    – Gemetarlah di hadapan-Nya hai segenap bumi; sungguh tegak dunia, tidak bergoyang.
    – Biarlah langit bersuka cita dan bumi bersorak-sorak, biarlah orang berkata di antara bangsa-bangsa: ‘TUHAN itu Raja!’
    – Biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yg ada di atasnya,
    – maka pohon-pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan TUHAN, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
    – Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    – Dan katakanlah: ‘Selamatkanlah kami, ya TUHAN Allah, Penyelamat kami, dan kumpulkanlah dan lepaskanlah kami dari antara bangsa-bangsa, supaya kami bersyukur kepada nama-Mu yg kudus, dan bermegah dalam puji-pujian kepada-Mu.’
    – Terpujilah TUHAN Allah Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Maka seluruh umat mengatakan: ‘Amin! Pujilah TUHAN!” (1 Tawarikh 16:7-36)
    Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

  3. Netty Arni, SH-Notaris

    Maka marilah kita memohon ampun kepada TUHAN Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, Allah semesta alam, dan kita kembali kepada-Nya serta mencari wajah-Nya agar Dia kembali mengasihi dan menyayangi kita karena firman-Nya:
    – “Dan sekiranya Ahli Kitab itu beriman dan bertaqwa, tentulah akan Kami tutup (hapuskan) kejahatan-kejahatan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yg penuh kenikmatan.
    – Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan apa yg diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka (Alqur’an), niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada umat pertengahan, tetapi kebanyakan mereka amat buruk apa yg mereka kerjakan.
    – Hai Rasul, sampaikan apa yg diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak engkau kerjakan, maka (berarti) engkau tidak menyampaikan risalah-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yg kafir.
    – Katakanlah: ‘Hai Ahli Kitab, tidaklah kamu berada atas sesuatu (kebenaran) hingga kamu mengegakkan (ajaran-ajaran) Taurat, Injil, dan apa yg diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu (Alqur’an). Dan apa yg diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, bagi kebanyakan mereka sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafirnannya. Maka janganlah engkau berduka cita terhadap kaum kafir.
    – Sesungguhnya orang-orang yg beriman, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nashara, barangsiapa yg beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    – Sungguh Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israel, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. (Tetapi) setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan (membawa) apa yg tidak diingini hawa nafsu mereka, (maka) sebahagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yg lain mereka bunuh.
    – Dan mereka menyangka bahwa tidak akan ada cobaan, lalu mereka jadi buta tuli, kemudian Allah menerima taubat mereka, kemudian kebanyakan dari mereka buta dan tuli (lagi). Dan Allah Maha Melihat apa yg mereka kerjakan.
    – Sungguh telah kafir orang-orang yg berkata: ‘Sesungguhnya Allah ialah Almasih putera Maryam,’ padahal Almasih sendiri berkata: ‘ Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.’ Sesungguhnya
    barangsiapa yg mempersekutukan Allah, maka sesungguhnya Allah haramkan surga atasnya, dan tempatnya di neraka, dan tidaklah ada penolong bagi orang-orang yg zalim.
    – Sungguh kafirlah orang-orang yg mengatakan: ‘Bahwasanya Allah salah satu dari yg tiga,’ padahal tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yg Maha Esa. Dan jika mereka tidak berhenti dari apa yg mereka katakan itu, sungguh orang-orang yg kafir di antara mereka akan ditimpa azab yg pedih.
    – Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya, padahal Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    – Tidaklah Almasih putera Maryam itu kecuali seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Dan ibunya seorang yg sangat benar, keduanya (biasa) memakan makanan. Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (Ahli Kitab) ayat-ayat, kemudian perhatikan (pula) bagaimana mereka dipalingkan (oleh hawa nafsu mereka).
    – Katakanlah: ‘Apakah (patut) kamu menyembah selain Allah, sesuatu yg tidak dapat memberi mudarat dan tidak pula memberi manfaat kepadamu? Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.’
    – Katakanlah: ‘Hai Ahli Kitab, janganlah berlebih-lebihan dalam agamamu di luar kebenaran. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu kaum yg sungguh telah sesat sejak dahulu, dan mereka menyesatkan pula banyak (manusia) dan mereka tersesat dari jalan yg lurus.” (Alqur’an 5:65-77)
    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: