Air Bah
Air Bah

Mengerti konteks Matius 24:37-40 dengan benar!

Shalom sahabat CAZ, pada artikel ini kita akan melihat konteks dari Matius 24:37-39, mengingat ada juga ajaran yang sama sekali tidak percaya mengenai pengangkatan.

Nuh

Nuh

Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. ~Matius 24:37-39

Sepintas akan terlihat bahwa yang diangkat adalah mereka yang masih hidup secara dunia di zaman Nuh ini yang akan diangkat. Benarkah demikian?

dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; ~Matius 24:39-40

And knew not until the flood came, and took them all away (airō); so shall also the coming of the Son of man be.  Then shall two be in the field; the one shall be taken (paralambanō), and the other left. ~Matius 24:39-40 (KJV)

Kata airo ini memang akan bermakna “diangkat” jika ditranslit dalam bahasa Indonesia. Namun, maksud ayat ini ialah diangkat untuk dilenyapkan atau dibuang.

Contoh

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus (airō) dosa dunia. ~Yoh 1:29

The next day John seeth Jesus coming unto him, and saith, Behold the Lamb of God, which taketh away (airō) the sin of the world. ~Yoh 1:29 (KJV)

Sedangkan paralambano berarti diangkat untuk disingkirkan.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil (paralambanō) Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus ~Matius 1:20

Yusuf mengambil Maria, demikianlah Yesus membawa gerejaNya.

Berdasarkan penjelasan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa yang akan dibinasakan ialah mereka yang  hidup diluar bahtera, atau yang hidup secara dunia. Ingat, kita adalah warga Kerajaan Surga yang ditempatkan di dunia. Dunia ini hanyalah tempat persinggahan kita. Jangan terbawa oleh arus buruk dunia ini.

Jadi mereka yang disingkirkan ialah mereka yang meneladani hidup Nuh. Ini adalah gambaran mempelai bijaksana dalam Mat 25. Perhatikan, Nuh mendapat Anugerah atau Kasih karunia dimata Tuhan untuk beroleh selamat!

“Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN” ~Kejadian 6:8

Air Bah

Air Bah

Tuhan memberikan waktu untuk Nuh membuat bahtera sampai sebelum air bah itu datang! Kesempatan yang sama Tuhan berikan bagi kita. Waktu-waktu ini adalah masa-masa persiapan, di mana kita harus membangun bahtera kita, agar saat Tuhan datang, kita beroleh selamat.

Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. ~Matius 25:10

…lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh ~Kej 7:16

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: