JESUS
JESUS

Bagaimana menyikapi “berita” Akhir Zaman?

JESUS

JESUS

Shalom sahabat CAZ, saya merasa perlu menulis artikel ini untuk membuat kita paham akan banyaknya tafsiran mengenai kedatangan Tuhan di luar sana. Seperti yang sudah-sudah, saya kembali menekankan bahwa akhir zaman adalah sebuah misteri yang kini sudah semakin banyak dibukakan untuk generasi kita. Masalahnya adalah sudah terlalu banyak tafsiran dan pesan nubuat khususnya mengenai waktu kedatangan Yesus.

Saudara, jelas sekali kata Alkitab bahwa yang tidak akan pernah kita ketahui hanyalah soal hari dan jam kedataganNya. Lalu apakah Tuhan mau kita tahu kedatanganNya? Jelas, kita mempelainNya. KarenaNya, Jika ada yang bernubuat atau mendapat pesan Tuhan dan mengatakan soal “tahun” kedatanganNya, tolong disikapi saja. Jangan ditolak mentah-mentah, apalagi skeptis.

Tetapi tentang HARI (HEMERA) dan saat (HORA=JAM) itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, HANYA (EI ME=IF NOT) Bapa sendiri. ~Mat. 24:36

Namun, jika ada yang sudah menyinggung soal hari dan jam, itu sudah tidak Alkitabiah. Lalu bagaimana dengan tafsiran yang semakin banyak? Bagi saya pribadi, semua pesan itu tujuannya sama, yaitu agar kita gerejaNya makin mempersiapkn diri. Lagipula semuanya hanya tafsir, bisa saja meleset. Lantas, mengapa banyak yang coba menghitung?

Alkitab justru menganjurkan kita untuk menghitung, seperti menghitung siapa manusia dengan simbol 666?

Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. ~Wahyu 13:18

Kitab Daniel sendiri berisi banyak simbol-simbol, termasuk angka yang akan sangat menolong jika kita bisa menghitungnya. Bagi admin pribadi, mohon untuk tidak menjudge berita-berita khususnya yang menyebut “tahun” tertentu. Kedepannya, mungkin akan ada tafsiran baru mengenai tahun menurut hamba-hamba Tuhan lain. Mohon untuk tidak memperdebatkannya, karena semuanya hanyalah pesan. Sikapi saja sebagai kristen dewasa. Jika betul, kita tidak rugi, jika salah kita juga tidak rugi sedikit pun. Tidak ada niat untuk bertindak seolah-olah kita tahu semuanya. Semuanya hanyalah pesan agar kita senantiasa berjaga-jaga. GBU

Facebook Comments

One comment

  1. Setuju 100% bersikap terbuka saja, diam dan berdoa minta hikmat Tuhan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: