Bait Suci Ke-3, buatan tangan Allah atau manusia?

Shalom sahabat CAZ,

Third Temple & Dome Of The Rock

Third Temple & Dome Of The Rock

Setelah hampir semua perkakas selesai untuk bait Suci ke-3, muncul masalah, siapakah yang akan membangun bait suci ini? Apakah tangan manusia atau tangan Allah? Perdebatan ini bukan hanya diangkat oleh orang Yahudi, tetapi juga oleh beberapa penafsir di Indonesia.

Pendapat bahwa Bait Suci Ketiga akan dibangun oleh tangan manusia dianggap berasal dari Rambam, sarjana Yahudi Spanyol pada abad 12.. Rambam mengajarkan fakta bahwa Bait akan dibangun kembali dan akan menjadi tanda utama bahwa manusia telah mencapai hari-hari akhir.

Ada filosofi Yahudi lainnya yang menegaskan bahwa Bait Suci Ketiga sudah ada di Surga dan akan turun ke Temple Mount (Yerusalem). Posisi ini umumnya terkait dengan Rashi, komentator Alkitab unggul yang hidup di abad ke-11 asal Perancis.

Yang mana yang benar?

Solomons-Temple

Solomons-Temple

Salah satu cara mendamaikan pandangan ini adalah terkait dengan dua bagian  dari  konstruksi Bait Suci di dalam Alkitab. Rincian dari Bait Suci Pertama dikenal sebagai Bait Sulaiman, dijelaskan dalam Kitab Raja-Raja, dimulai pada pasal keenam. Deskripsi ini sangat luas dan cukup rinci. Bait Suci pertama dan kedua dibangun sesuai dengan arah yang muncul dalam Kitab Raja-raja tersebut. Deskripsi lain dari arsitektur Bait Suci adalah dalam Kitab Yehezkiel, yang dimulai pada pasal  40. Deskripsi ini jauh lebih rinci, terselubung dalam nubuatan ambigu dan jauh lebih sulit untuk dipahami.

Kedua deskripsi datang bersama-sama dalam ajaran bahwa Mesias akan mengawasi pembangunan unsur-unsur dari Bait Suci Ketiga, yang dapat dipahami dari Kitab Raja-raja. Setelah itu tahap pekerjaan di Bait Suci Ketiga, Allah akan menjelaskan unsur-unsur konstruksi tersebut yang saat ini belum dimengerti. Ini adalah pengetahuan yang  datang dari Surga, yang memungkinkan Mesias menyelesaikannya.

Cara lain untuk mendamaikan dua pendapat adalah mempertimbangkan bahwa orang-orang Yahudi “diperintahkan” untuk membangun Bait Allah di Yerusalem untuk melayani sebagai Allah. Dengan demikian, bangunan fisik di tangan bangsa Yahudi.

Rabbi Yehuda Glick

Rabbi Yehuda Glick

Setelah Mesias dan pekerjanya menyelesaikan struktur eksternal, Hadirat Allah akan turun, mengisi Bait Suci Ketiga dengan kekudusan. Sampai Hari Akhir, kita tidak akan tahu mana pendapat yang benar. Namun, aktivis Temple Mount dan pendiri Temple Mount Heritage Foundation, Rabbi Yehuda Glick mengatakan bahwa “Bait Suci Ketiga akan dibangun oleh tangan manusia”.

Facebook Comments

3 comments

  1. Netty Arni, SH-Notaris

    Kiranya Bait Suci Ketiga akan dibangun oleh manusia (Bani Israel) yg memang mrk ahli bangunan dan tangannya disertai dg tangan TUHAN, mk pastilah akan menghasilkan bangunan yg mendahsyatkan dan fantastis serta menakjubkan, sbgmn Nabi Sulaiman/Raja Salomo putera Nabi Daud pernah membangun Bait Allah tsb yg dijelaskan di dlm Kitab Suci Alqur’an dmk:
    – “Dan sungguh Kami telah berikan kpd Daud karunia dari Kami (dg firman), ‘Hai gunung2 dan burung2 bertasbihlah bersama Daud’, dan Kami telah melunakkan besi baginya,
    – buatlah baju2 besi dan ukurlah anyamannya serta perbuatlah amal saleh. Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yg kamu kerjakan.
    – Dan utk Sulaiman (dimudahkan) angin, paginya sama dg sebulan perjalanan dan petangnya sama dg sebulan perjalanan (pula). Dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yg bekerja di hadapannya dg izin Tuhannya. Dan barangsiapa di antara mrk yg menyimpang dari perintah Kami, Kami rasakan kpdnya azab yg menyala (neraka).
    – Mrk (jin2 itu) membuat utk Sulaiman apa2 yg dikehendakinya dari gedung2 yg tinggi dan patung2, piring2 besar spt kolam dan periuk2 yg tetap (ditempatnya). Bekerjalah hai keluarga Daud sbg tanda syukur (kpd Allah). Dan sedikit di antara hamba2-Ku yg bersyukur.
    – Mk tatkala Kami telah menetapkan kematian atasnya (Sulaiman), tdk ada yg menunjukkkan kpd mrk atas kematiannya, kecuali rayap yg memakan tongkatnya. Mk tatkala dia tersungkur, jelaslah bagi jin itu bhw sekiranya mrk mengetahui yg gaib, tdklah mrk tinggal di dlm siksaan yg menghinakan itu”.
    (Alqur’an 34:10-14). Maha Benar Allah dg segala firman-Nya. Puji Allah – Allah Maha Besar.

  2. Juru slametnya iya, tapi Tuhannya tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: