Heaven-crown
Heaven-crown

7 Jenis Mahkota sebagai Upah

Mahkota

Mahkota

Shalom sahabat CAZ, Alkitab menulis bahwa bagi kita yang percaya, tersedia upah bagi kita, yaitu reward yang kita peroleh sebagai bagian dari pelayanan kita di muka bumi ini. Kita harus pahami bahwa Keselamatan itu tidak bersayarat, sedangkan janji atau upah itu bersayarat. Kesalahan banyak manusia ialah mencoba menukar keduanya.

Keselamatan adalah karya Tuhan, bukan usaha manusia. Kita ditebus dan dilayakkan karena pengorbanan Tuhan Yesus. Ia melakukannya dengan kasih Agape, atau Kasih yang Kekal dan Sempurna. Sempurna artinya, tidak bisa bertambah dengan perbuatan baik kita, dan tidak berkurang saat jatuh dalam dosa. Kalau begitu, bolehkah berbuat dosa seterusnya? Tentu tidak, karena anak-anak Tuhan yang sungguh-sungguh lahir baru, pasti otomatis membenci dosa! Tidak ada yang lahir baru dan masih betah berbuat dosa. Di dalam Kristus, kita adalah ciptaan baru (2 Kor 5:17).

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih ~Galatia 5:13

Alkitab menulis :

“Sebab kita semua harus menghadap tahta pengadilan Kristus, supaya setiap orang yang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat” ~2 Kor 5:10

Telah admin bahas perbedaan mengenai pengadilan Kristus, dan pengadilan Tahta putih. (Baca di sini). Orang percaya diperhadapkan pada pengadilan yang bukan untuk “memberi hukuman”, melainkan pahala atau reward.

Jika keselamatan diterima dengan cuma-cuma, tidak demikian dengan upah.

Salvation

Salvation

Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri. Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah. Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api. ~1 Kor 3:8-15

Perhatikan bahwa konteks ayat di atas adalah tentang upah, bukan keselamatan. Pekerjaan kita di bumi sedikitpun tidak menambah kekekalan kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus. Pelayanan kita hanya menentukan upah yang kita akan terima. Namun demikian, kita tidak boleh berkata bahwa “tidak penting mahkota, asalkan sudah masuk Sorga”. Perlu saya tekankan bahwa mereka yang lahir baru, memiliki benih ilahi dari Tuhan yang membuat ia selalu bergelora untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan, bukan karena kewajiban, tetapi justru karena mengerti akan kasih Tuhan yang besar. Dengan demikian pekerjaan pelayanan itu dilakukan atas dasar ucapan syukur sebab Tuhan telah melayani kita terlebih dahulu.

Pemalas akan “Malu” Pada Saat Kedatangan-Nya

Pernahkan anda membayangkan mengapa sesaat setelah Anda menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda secara pribadi Anda tidak langsung meninggal? Tuhan menghendaki kita melukukan sesuatu bagiNya. Perhatikan bahwa pelayanan itu adalah hal yang ilahi. Ketidakmauan kita melayani merupakan bukti bahwa kita tidak mengerti kasih Tuhan.

Peringatan Yohanes:
“Anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diriNya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada kedatanganNya” ~1 Yoh 2:28

Malu

Malu

Pada tahun pertama pelayanannya, seorang pendeta duduk di samping sahabatnya yang sedang sekarat. Mereka berbicara tentang kepulangan dari seorang yang akan meninggal, air mata memenuhi matanya. Pendeta itu mengira sahabatnya itu takut untuk meninggal, dan ia berusaha mengucapkan kata-kata penghiburan padanya. Tapi sahabatnya berkata, “saya tidak takut untuk mati; saya malu untuk mati“. Ia meneruskan untuk berkata bahwa Kristus adalah Juru selamatnya, tapi bahwa ia telah hidup bagi dirinya sendiri, dan sekarang ia harus menemui Tuhan Yesus Kristus dengan tangan kosong. Kehidupannya yang tampak menumpuk di hadapannya adalah seperti “kayu, rumput kering, jerami”. Dia selamat tapi ia hanya memiliki sedikit pekerjaan bernilai kekal untuk dibawakan pada Tuhan (1 Kor 3:15).

Berikut 7 Jenis Mahkota tersebut

1. Mahkota Kehidupan

“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia” ~Yak 1:12

Semua orang-orang percaya memiliki hidup yang kekal (Yoh 3:15, 16), tapi tidak semua orang percaya akan diberi upah “mahkota kehidupan”. Mahkota ini akan diberikan kepada mereka yang “setia sampai mati” (Why 2:10). Untuk menerima “mahkota kehidupan”, seseorang percaya harus mengasihi Tuhan lebih dari hidupnya sendiri, dan setia dalam menghadapi ujian hidup dengan sukacita.

2. Mahkota Yang Tak Dapat Binasa (Abadi)

“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam arena pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang asal memukul saja. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” ~1 Kor 9:24-27

Penulis kitab Ibrani mengatakan bahwa kita harus menghadapi sebuah perlombaan yang ada di depan kita. Perlombaan inilah yang Paulus maksudkan sebagai pertandingan Iman. Jangan hanya puas menjadi penonton rohani, terlibatlah dalam pertandingan. Rasul Paulus menggbarkan bahwa setiap orang percaya itu seperti seorang atlet. Atlet tentunya adalah mereka yang sungguh-sungguh memusatkan perhatian untuk mejaga dirinya terhadap semua hal yang bisa menghambatnya untuk maju. Jika Anda rindu mengenakan mahkota ini, mari menjaga hidup kita dari semua keinginan dunia yang semakin kuat berjuang di akhir zaman ini. Dengan kata lain, kita harus lebih banyak menyangkal diri.

3. Mahkota Sukacita/Kemegahan

“Sebab siapakah pengharapan kami atas sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatanganNya, kalau bukan kamu [orang-orang Te-salonika yang dalam pekerjaan penginjilan Paulus telah dimenangkan bagi Kristus]? Sungguh, kamulah kemulian kami dan sukacita bagi kami” ~1 Tes 2:19-20

Mahkota ini dianugrahkan pada orang-orang percaya membawa jiwa-jiwa bagi Kristus. Tidak ada sukacita yang lebih besar saat melihat orang lain bisa percaya kepada Yesus. Kita bisa memulai hal ini dengan menjadi saksi-saksi lewat perubahan hidup kita.

4. Mahkota Kebenaran

“Tetapi … sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberitaan Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu… Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku untuk Tuhan, Hakim yang adil pada hariNya; tetapi bukan hanya padaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya” ~2 Tim 4:5-8

Pembenaran adalah pekerjaan Kristus. Kita dibenarkan oleh DarahNya. Dengan demikian mahkota kebenaran akan menjadi bagian mereka yang merindukan KedatanganNya. Saya sangat percaya bahwa bagi mereka yang cenderung menanti-nantikan kedatangan Tuhan setidaknya banyak fokus yang akan berubah. Berita kedatanganNya akan mengubah susunan prioritas kita dalam banyak hal, termasuk menggunakan waktu, tenaga, dan uang kita.

5. Mahkota Kemuliaan

“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu… jangan karena mau mencari keuntungan… Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu” ~2 Petrus 5:2-4

Mahkota ini adalah mahkota yang dianugerahkan kepada mereka yang menggembalakan, terlepad dari status organisasi gereja. Tidak perlu menjadi Gembala untuk menggembalakan, anda bisa memulainya dengan cara melakukan mentoring ataupun pemuridan.

6. Mahkota Bagi Pemenang

“… peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Barangsiapa menang ia akan Kujadikan …” ~Wahyu 3:11

Bagi seorang pemenang dijanjikan sebuah mahkota, jika ia memegang dengan erat apa yang telah diberikan padanya oleh Allah. Adalah mungkin untuk kehilangan mahkota kemenangan anda. Yang seharusnya diberikan pada anda, diberikan untuk orang lain. Yakub menerima apa yang seharusnya milik Esau (Kej 25:33; 27:35,36). Matias menerima apa yang seharusnya menjadi milik Yudas (Kis 1:20,26).

7. Mahkota Kesetiaan

“Janganlah takut akan hal-hal yang akan menyebabkan engkau menderita. Lihatlah, iblis akan memasukkan (melemparkan) engkau keda-lam penjara, hingga kamu tercobai dan engkau akan menderita aniaya (sengsara). Setialah sampai mati, maka Aku akan memahkotai engkau...”

Mereka yang memiliki kehormatan tinggi untuk memberi kehidupan mereka sebagai seorang martir, menerima mahkota ini. Seorang martir adalah seseorang yang telah dibunuh oleh karena Firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki” (Why 6:9).

“Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan”

~Mz 89:20

Facebook Comments

4 comments

  1. Thanks…..hari ini sungguh diberkati jiwaku yg kosong..aminnn

  2. Netty Arni, SH-Notaris

    Wahai sdr2ku dan teman2ku dari ketiga komunitas umat Tuhan (Yahudi – Kristen – Islam) yg diberkati dan dirahmati Allah Abraham/Ibrahim dan Israel/Yakub, Allah semesta alam, Allah semua makhluk, ……..
    Marilah kita bersihkan/kuduskan hati/jiwa/qolbu kita dari segala macam kekotoran/kejahatan hati yg berupa: dendam, iri, sombong, bakhil/kikir, tomak/serakah, pemarah, penjahat, penghujat dll kegelapan hati shg membuat hidup kita tetap di dlm tudung/kabung kegelapan, bagaikan hidup di tanah yg kering kerontang ataupun di padang gurun yg kekurangan air shg membuat penduduknya lapar dan kehausan, ……
    Marilah kita hidup di dunia yg sebentar atau sementara ini kita isi dg hal2 yg positif/kebaikan atau amal saleh shg ketika kita dipanggil Tuhan utk menghadap-Nya (meninggal) mk kita telah membawa bekal amalan yg saleh sbg tiket utk bisa memasukii Kerajaan Surga-Nya yg penuh dg kenikmatan krn semua amalan yg benar/baik/saleh kita sewaktu hidup di dunia ini akan diperhitungkan dan dibalasi oleh Yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang, sbgmn firman-Nya:
    – “Ber-lomba2lah kamu kpd ampunan dari Tuhanmu, dan surga yg luasnya spt luas langit dan bumi disediakan utk org2 yg beriman kpd Allah dan rasul2-Nya. Dmklah karunia Allah yg dianugerahkan-Nya kpd siapa yg dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yg besar.
    – Tiada musibah yg menimpa di bumi dan tdk pd dirimu, melainkan (tertulis) dlm kitab sbl Kami menciptakannya. Sesungguhnya yg dmk itu di sisi Allah adalah sangat mudah.
    – Supaya kamu jangan putus asa atas sesuatu yg luput dp kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira dg apa yg telah diberikan-Nya kpdmu. Dan Allah tdk menyukai setiap org yg sombong lagi membanggakan diri,
    – org2 yg bakhil dan menyuruh org lain bakhil. Dan barangsiapa yg berpaling, mk sesungguhnya Allah Dia-lah Yg Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”

    – “Mk celakalah pd hari itu bagi org yg mendustakan,
    – mrk yg ber-main2 dlm kesesatan.
    – Pd hari mrk didorong ke dlm neraka jahannam se-kuat2nya.
    – (Dikatakan kpd mrk), ‘Inilah neraka yg dahulu kamu mendustakannya.
    – Mk apakah ini sihir? Ataukah kamu tdk melihat?
    – Masuklah kamu ke dlmnya (neraka), kamu bersabar atau tdk bersabar sama saja atas kamu. Kamu hanya diberi balasan apa2 yg kamu kerjakan.

    – Sesungguhnya org2 yg bertaqwa berada dlm surga dan kenikmatan.
    – Mrk ber-senang2 dg apa yg diberikan oleh Tuhannya kpdnya, dan Tuhannya memeliharanya dari azab neraka jahim.
    – (Dikatakan kpd mrk), ‘Makanlah dan minumlah kamu dg enak (sbg balasan) apa2 yg kamu kerjakan’
    – Mrk bertelekan di atas pelaminan yg berjejer dan Kami adakan pasangannya dg bidadari.
    – Dan org2 yg beriman sedang keturunannya mengikutinya dlm keimanan, niscaya Kami pertemukan dg keturunannya (di surga), dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari amal mrk. Tiap2 manusia terikat dg apa yg dikerjakan.
    – Dan Kami tambahkan kpd mrk buah2an dan daging dari apa yg mrk inginkan.
    – Di dlmnya mrk edarkan piala, tdk ada (perkataan) sia2 pdnya dan tdk ada perbuatan dosa.
    – Dan berkeliling di sekitar mrk anak2 muda se-olah2 mrk itu mutiara yg tersimpan.
    – Dan sebahagian mrk berhadapan dg sebahagian yg lain saling bertanya.
    – Mrk berkata, ‘Sesungguhnnya kita dahulu pd (kehidupan) keluarga kita merasa takut (akan azab).
    – Lalu Allah memberi karunia kpd kita dan menghindarkan kita dari azab yg sangat panas (neraka).
    – Sesungguhnya kita sejak dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Baik lagi Maha Penyayang”. (Alqur’an 57:21-24, 52:11-28) Maha Benar Allah dg segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

    • Mbaa mau nanya kalo bapa nya yakub siapa ya ? Kenapa ga di sebut kan? Ga ada israel/atau yakub kalo ga ada ishak… Aku cuman nanya aja mba

  3. Netty Arni, SH-Notaris

    Tentunya Yakub/Israel adalah puteranya Nabi Ishak, dan Nabi Ishak sendiri adalah puteranya Bapa Abraham/Nabi Ibrahim dengan Ibu Sara, ……. Dan kuburan-kuburan beliau-beliau sbg orang-orang suci dan dikasihi TUHAN Allah semesta alam ini masih ada dan terawat baik makanya kita dapat menzirahi/mengunjungi di Masjid Ibrahimi di kota Hebron Israel/Palestina hingga saat ini, ……..
    Dan alhamdulillah/puji Allah pada th 2013 saya bisa berziarah ke makam/kuburan suci beliau-beliau para nabi/rasul Allah ini di Tanah Perjanjian Israel dan Palestina ini, ……..
    Bukankah tentang hal ini ada penjelasan di dalam Alkitab-Nya demikian:
    Abraham meninggal dan dikuburkan
    – “Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, – lalu ia meninggal. Ia mati pada waktu telah putih rambutnya, tua dan suntuk umur, maka ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya. – Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua Makhpela, di padang Efron bin Zohar, orang Het itu, padang yg letaknya di sebelah timur Mamre, – yg telah dibeli Abraham dari bani Het; di sanalah terkubur Abraham dan Sara isterinya. – Setelah Abraham mati, Allah memberkati Ishak, anaknya itu; dan Ishak diam dekat sumur Lahai-Roi.” (Kejadian 25:7-11)
    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: