Antikristus
Antikristus

Ciri-ciri “mencolok” Antikristus!

Shalom sahabat CAZ,

Salah satu cara menganalisa siapa sosok Antikristus ialah dengan melihat siapa yang membuat perjanjian damai antara Israel dengan Palestina. Saya percaya hampir semua orang mengetahui hal ini, termasuk admin.

Perjanjian Damai Israel - Palestina

Perjanjian Damai Israel – Palestina

Kita mengetahi hal ini dari petunjuk dalam Daniel 9:27

Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.” ~Daniel 9:27

Sesungguhnya dalam kitab Daniel 9:24-27, ada 2 sosok raja. Nubuat ini juga berbicara mengenai kedatangan Yesus yang pertama. Namun,  banyak juga penafsir yang menggunakan ayat ini untuk merujuk pada kedatangan Antikristus.

Dalam Alkitab KJV, ayat ini tertulis sebagai berikut:

And he shall confirm” (גּבר : gâbarthe covenant with many for one week: and in the midst of the week he shall cause the sacrifice and the oblation to cease, and for the overspreading of abominations he shall make it desolate, even until the consummation, and that determined shall be poured upon the desolate

gâbar : to confirm (meneguhkan), give strength (menguatkan), to prevail (memberlakukan).

Sebelumnya muncul spekulasi bahwa Paus Benediktus XVI akan mengundurkan diri pada saat beliau berusia 85 tahun atau pada tanggal 16 April 2012. Hal ini terjadi karena sebelumnya Paus Benediktus XVI telah beberapa kali menyatakan bahwa seorang Paus tidak harus memegang jabatannya sampai meninggal, adalah lebih baik jika seorang Paus memegang jabatan selama ia mampu menjalankan kewajibannya dengan baik. Apakah pada saat perayaan tersebut Antikris menghubungi dan menegaskan kembali (confirm) rencana Paus Benediktus XVI untuk mundur?  

Mengapa pengunduran diri Paus Benediktus XVI akan memberatkan banyak orang? Karena pengganti beliau dinubuatkan akan menjadi nabi palsu atau Petrus Romanus yang akan memberi makan banyak kesengsaraan bagi umatnya dan membawa kehancuran Roma. (Baca di sini)

Berdasarkan pengertian baru di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Antikris adalah sosok dibalik “peneguhan” perjanjian damai Israel- Palestina. Dengan kata lain, perjanjian damai itu sebelumnya pernah dibuat, sehingga Antikristus hanya meneguhkannya.

Sekarang mari kita melihat sejarah perjanjian damai Israel – Palestina.

Perjanjian Oslo

Perjanjian Oslo

Konflik antara kedua Negara bermula pada 2 November 1917, dimana Inggris mencanangkan Deklarasi Balfour, yang dipandang pihak Yahudi dan Arab sebagai janji untuk mendirikan “tanah air” bagi kaum Yahudi di Palestina. Selanjutnya pada 1936-1939 terjadi Revolusi Arab, yang dipimpin Amin Al-Husseini. Tak kurang dari 5.000 warga Arab terbunuh. Sebagian besar oleh Inggris. Ratusan orang Yahudi juga tewas. Husseini terbang ke Irak, kemudian ke wilayah Jerman, yang ketika itu dalam pemerintahan Nazi. Secara sepihak Israel mengumumkan diri sebagai negara Yahudi. Inggris hengkang dari Palestina. Mesir, Suriah, Irak, Libanon, Yordania, dan Arab Saudi menabuh genderang perang melawan Israel. Mulai dari saat itu, terjadi beberapa perang besar, diantaranya perang tahun 1948, 1967, dan 1973. Sampai di thaun 1993, diadakanlah perjanjian damai yang disebut Perjanjian Oslo.

13 September 1993, Israel dan PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) bersepakat untuk saling mengakui kedaulatan masing-masing. Pada Agustus 1993, Arafat duduk semeja dengan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin. Hasilnya adalah Kesepakatan Oslo. Rabin bersedia menarik pasukannya dari Tepi Barat dan Jalur Gaza serta memberi Arafat kesempatan menjalankan sebuah lembaga semiotonom yang bisa “memerintah” di kedua wilayah itu. Arafat “mengakui hak Negara Israel untuk eksis secara aman dan damai”.

Perjanjian Wye River

Perjanjian Wye River

Pada September 1996, terjadi kerusuhan di terowongan Al-Aqsa. Israel sengaja membuka terowongan menuju Masjidil Aqsa untuk memikat para turis, yang justru membahayakan fondasi masjid bersejarah itu. Pertempuran berlangsung beberapa hari dan menelan korban jiwa. 18 Januari 1997 Israel bersedia menarik pasukannya dari Hebron, Tepi Barat. Sehingga pada Oktober 1998 dibuatlah Perjanjian Wye River yang berisi penarikan Israel dan dilepaskannya tahanan politik dan kesediaan Palestina untuk menerapkan butir-butir perjanjian Oslo, termasuk soal penjualan senjata ilegal.

Maret 2000, Kunjungan pemimpin oposisi Israel Ariel Sharon ke Masjidil Aqsa memicu kerusuhan. Masjidil Aqsa dianggap sebagai salah satu tempat suci umat Islam. Intifadah gelombang kedua pun dimulai!

Sumber : wikipedia

Siapakah sosok dibalik Peneguhan Perjanjian Damai itu nanti?

Seperti yang kita ketahui bahwa Diplomat tertinggi Uni Eropa, Federica Mogherini dalam pertemuan membahas mengenai nuklir Iran, mengatakan bahwa Uni Eropa sedang mencari formula baru untuk memulihkan perundingan perdamaian yang macet antara Israel dan Palestina. Bahkan dalam pertemuan dengan petinggi Negara UE, diambil kesimpulan bahwa para menteri luar negeri Uni Eropa juga menegaskan dukungan untuk berdirinya negara Palestina yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel.

Saya tidak mau berspekulasi, sejauh ini belum ada tanda-tanda siapa oknum itu, apakah Presiden AS, apakah salah seorang petinggi UE, atau pemimpin Vatican City? Alkitab khususnya kitab wahyu memberikan banyak keterangan lain untuk mengetahui cirri-ciri Antikristus itu.

Berdasarkan sejarah, terdapat orang-orang tertentu yang sangat ingin Israel dan Palestina damai, tetapi dengan tujuan tertentu.

Para Utusan Damai

Barack Obama

Barack Obama

Pada 19 Mei 2011, Obama berpidato dengan mengatakan bahwa “Perbatasan Israel dan Palestina harus didasarkan pada garis tahun (pra) 1967 dengan pertukaran wilayah yang disepakati bersama, sehingga batas-batas yang aman dan diakui ditetapkan untuk kedua negara.” Diharapkan dengan peta baru tersebut akan tercipta perdamaian antara Israel-Palestina. Alih-alih disetujui, Benyamin Netanyahu benar-benar menolak usulan tersebut.

Selain Obama, sudah banyak utusan perdamaian dari PBB, maupun dari negara-negara perantara seperti Amerika Serikat dan negara-negara lain, serta puluhan organisasi NGO telah turut andil namun belum dapat menyodorkan suatu konsep perdamaian yang dapat diterima pihak-pihak yang bertikai. Usaha perdamaian bukan saja diusahakan oleh pihak luar tetapi juga oleh pihak-pihak yang bertikai. Dari Israel dan dunia Arab ada sederetan tokoh yang telah berusaha membuat jembatan antara Israel dan Palestina. Tokoh-tokoh seperti Menachem Begin (Israel), Anwar Sadat (Mesir), Yasser Arafat (Palestine), Shimon Peres (Israel), dan Yitzhak Rabin (Israel), adalah sederet nama yang jasanya dalam mengupayakan perdamaian telah mendapatkan pengakuan dunia dan telah dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian. Namun hingga kini masalah Yerusalem dan konflik Israel dan Palestina tidak kunjung selesai, malah belakangan cenderung semakin memanas.

Bagaimana kisah akhirnya nanti, Alkitab mencatat dengan begitu jelas.

no-peace-Jerusalem

no-peace-Jerusalem

yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai damai sejahtera, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH ~Yeh 13:16

Yerusalem baru benar-benar damai saai Yesus Datang di akhir masa Murka Allah (Second Coming) dan melakukan perang dengan bangsa-bangsa yang membenci Israel.

Vatikan di belakang Pidato Obama

Paus Benedict & M. Abbas

Paus Benedict & M. Abbas

Pada tanggal 3 Juni 2011, Paus Benediktus XVI dan Presiden Palestina Mahmud Abbas bertemu di Vatikan. Benediktus XVI mengatakan ada “kebutuhan mendesak” untuk solusi Israel dan Palestina.

Proses perdamaian Timur Tengah telah menjadi perhatian serius Para Paus, sejak Paus PIUS XII, yang merupakan Raja kedua Vatican City, kemudian Paus Paul VI, Paus Yohanes Paulus II hingga Paus Benediktus XVI sangat aktif mengupayakan perdamaian antara Israel-Palestina. Paus Benediktus XVI, yang sekarang merupakan Raja ke tujuh Negara mikro Vatican City itu telah menyerukan pembentukan negara Palestina merdeka, saat berkunjung ke Israel pada tahun 2009. Benediktus telah empat kali bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas sejak dirinya menjadi Paus.

Sebelumnya, Catholic News Agency (CAN) dari Washington melaporkan pada 19 April 2011, Para Uskup Katolik AS telah bergabung dalam koalisi bersama pemimpin Yahudi dan Muslim mendesak Presiden AS dan Sekretaris Negara untuk mengambil kesempatan baru bagi upaya perdamaian antara Israel dan Palestina. Para uskup tersebut telah menyurati Obama dan Hillary Clinton pada tanggal 14 April. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar kedua Negara tersebut berdamai! Jika berita yang dipublikasi oleh CNA ini benar, maka kita tahu bahwa Vatican sedikit banyak berada di belakang kebijakan Obama dalam hal ini.

Apakah sesungguhnya kepentingan Vatican dalam kaitan konflik Israel-Palestina? Admin mengutip jawaban dari situs houseofrevelation:

“Para Paus telah lama mengincar situs-situs bersejarah di tanah Israel agar dapat dikuasai Vatican City. Para Paus selama berpuluh-puuh tahun terus berjuang dan bernegosiasi, baik dengan pihak Israel maupun otoritas Palestina. Vatican melihat siapa yang lebih menguntungkan mereka dan siapa dapat menjanjikan penguasaan tempat-tempat suci itu kepada Vatican. Bahkan Vatican mempunyai ambisi untuk menguasai kota tua Yerusalem dan menjadikan wilayah tersebut mirip Vatican City di tengah-tengah kota Roma”

Sumber : houseofrevelation.com

Dukungan Vatikan di balik Perdamaian Israel dan Palestina!

Dukungan yang diberikan ini bukanlah dukungan pengakuan pertama Vatikan kepada Palestina sebagai Negara berdaulat. Jubir Vatikan, Ps. Federico Lombardi, mengatakan “Kami telah mengakui Negara Palestina sejak itu diberikan pengakuan oleh PBB dan sudah terdaftar sebagai Negara Palestina di buku tahunan resmi kami,”.

Vatikan juga telah melakukan manuver politik lewat Palestina. Kelompok militan Hamas adalah pemenang pemilihan umum Palestina pada awal 2006 namun berpisah dengan faksi Fatah Palestina akhir tahun itu. Hamas, yang menolak untuk mengakui negara Israel, menguasai Gaza sementara Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas membentuk pemerintah yang mengontrol Tepi Barat. Sampai saat ini, Vatikan terus berurusan dengan sisi Abbas (CNS) dari Otoritas Palestina.

Jumat 26 Jun 2015, untuk pertama kalinya Vatikan menandatangani perjanjian bersejarah  dengan Palestina. Penandatanganan ini dilakukan 2 tahun sejak pengakuan Palestina sebagai Negara merdeka oleh Vatikan pada Februari 2013. Menteri Luar Negeri Vatikan Paul Gallagher dan Menlu Palestina, Riad al-Malki menandatangani traktat ini dalam seremoni yang digelar di Vatikan. Traktat tersebut ditandatangani setelah melewati 15 tahun negosiasi. Perjanjian tersebut secara prinsip telah disetujui bulan lalu dan menuai kecaman Israel, yang menyebutnya sebagai kemunduran bagi proses perdamaian Israel-Palestina. Vatikan sungguh berharap bahwa lewat perjanjian ini, perdamaian dengan Israel segera terwujud!

Sebelumnya, pada 8 Juni 2015, Presiden Israel Shimon Peres dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas hari Minggu ikut bersama Paus Fransiskus di Vatikan dalam acara doa yang belum pernah terjadi sebelumnya, demi perdamaian di Timur Tengah.

Shimon Peres, Mahmoud Abbas & Paus Fransiskus

Shimon Peres, Mahmoud Abbas & Paus Fransiskus

Paus Fransiskus mengatakan “perdamaian memerlukan keberanian yang jauh lebih penting daripada perang”. Paus Fransiskus merumuskan keberanian sebagai “kesediaan untuk mengatakan ‘iya’ untuk berunding dan ‘tidak untuk perang”. Paus Fransiskus menyampaikan undangan kejutan kepada kedua pemimpin itu bulan lalu, hanya beberapa pekan setelah perundingan perdamaian Timur Tengah putaran terakhir gagal.

Dalam situsnya, Walid Shoebat mengutip pernyataan Paus Leo XIII pada tahun 1846, bahwa akan suatu hari bahwa Vatikan akan menjadi kursi Antikristus. Paus Leo XIII juga menulis:

Di tempat kudus itu sendiri, di mana telah dibentuk Tahta Petrus yang paling suci … mereka telah mengangkat takhta yang lalim keji…

Sumber : shoebat.com

“Nasib” Kota Tua Yerusalem

Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan beperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku ~Yoel 3:2

Seperti yang kita ketahui, pengusulan Palestina sebagai Negara merdeka tentunya tidaklah Alkitabiah. Dengan mendukung merdekanya Palestina, berarti mendukung pembagian wilayah Israel, terutama kota Yerusalem. Padalah jelas sekali Alkitab mengatakan bahwa tanah mereka, adalah tanah yag diberikan untuk selama-lamanya oleh Tuhan. (Kejadian 17: 8, Yesaya 43: 5, Yeremia 32:22, Yehezkiel 36:24, Amos 9:14). Pembalasan Tuhan akan berlangsung dalam perang Harmageddon.

Facebook Comments

8 comments

  1. Boleh tau ga, admin website ini punya akun facebook atau ga?
    Kalau boleh saya tau akun fbnya.
    Saya sedang banyak pergumulan, dan sejak kecil saya terbelenggu dengan pertanyaan-pertanyaan yang saya tanyakan ke para pastor, pendeta, suster, namun mereka tak memberikan jawaban yang masuk akal.
    Mereka selalu bilang, percayalah. Namun sampai sekarang secara jujur, saya tidak bisa mempercayai hal yang membuat hati saya bertentangan dengan apa yang saya percayai, karena saya ingin jujur dalam mempercayai apa yang saya peluk sejak lahir.
    Dan sejak SMA dulu, para pemuka agama tersebut banyak mengecewakan saya dari kata2 kasar sampai kata2 yang membuat saya sakit hati, baik karena masalah ekonomi di sekolah (dari TK saya sekolah di perguruan katolik). Lahir sebagai protestan, SMP dibabtis di katolik, setelah pergumulan sekian tahun saya menganggap Tuhan itu memang ada, tapi bukan yang dianggap orang selama ini. Dan bulan Mei lalu saat saya menikah, di situ saya resmi jadi jemaat karismatik. Dan awalnya sangat berkesan bagi saya.
    Namun lama-kelamaan, khotbah para pendeta yang masih kuliah itu saya rasa semakin jauh dari apa yang saya yakini. Mereka sering khotbah dengan menerjemahkan khotbah mereka dengan pemahaman mereka sendiri. Hal itu membuat banyak statement dan penafsiran alkitab yang sangat jauh berbeda dengan para pendeta/pastor lain yang selama ini saya ikuti.

    Dan setiap saya bertanya masalah2 tentang trinitas utamanya, mereka semakin membuat saya bingung, dan mengatakan pertanyaan saya tidak penting. Sementara saya sudah mengambil referensi yang otentik dari history gereja. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon bantuan pada admin untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saya, saya tidak ada niat menghakimi atau apapun itu, saya hanya membandingkan informasi dari sejarah gereja dan isi alkitab itu sendiri. Terima kasih sebelum dan sesudahnya saya ucapkan.

    Shaloom.

    • Shalom.. Pada bagian header (atas) website ini, ada icon “f”. Silahkan di klik ya. Nanti langsung terhubung ke Facebook CAZ

    • Hai Tommy, saya akan berdoa supaya Tuhan membuka mata rohanimu dan menjawab seluruh kebingunganmu, cari Tuhan selagi masih ada hari ini :). Tuhan Yesus memberkati.

  2. artikel2 nya sangat membangun…membuat sy makin ber jaga2.

  3. Shalom admin dan pembaca CAZ…seringkali komentar yang muncul dari artikel akhir jaman adalah “berjaga-jaga”..kira2 tindakan berjaga-jaga apa yang harus saya/kami/kita lakukan sekarang sebagai Anak Tuhan…mohon pencerahan…God bless

  4. Daniel 9:27 He shall CONFIRM the covenanat,. saya percaya at ini menunjukan bahwa ,. PERJANJIAN TERSEBUT TELAH ADA SEBELUMNYA at telah di but sbelumnya.

    yang menjadi pertanyaan sekarang , bila perjanajian tersebut telah ada sebelumnya,.lalu apakah yang terjadi sebelum perjanjian tersebut dibuat,.. jwaban nya ialah kemungkinan besar telah terjadi PERANG BESAR, antara ISRAEL dan negara- negara di sekitar israel,.[baca mazmur 83, yesaya17, yehezkiel 38-39 dan juga nubuatan tentang penghancuran, negara-negara timur tengah]

    Terutama di yehezkiel39 ada terlihat hubungannya dengan kata 7 tahun [one week]

    penjelasannya ialah,. harus terjadi PERANG BESAR terlebih dahulu antara Israel dan surrounding nation,dimana israel keluar sebagai pemenang – mazmur 83, lalu dibuat PERJANJIAN DAMAI, lalu tiba-tiba dalam suasana damai tersebut,. IRAN/PERSIA datang secara tiba-tibamelancarkan serangan terhadap israel sesuai dengan nubuatan di yehezkiel 38-39, ketika hal ini terjadi,. artinya,. PERJANJIAN DAMAI- THE COVENANT PEACE, TELAH DI LANGGAR/ BATALKAN ,. dalam peperangana ini ISRAEL keluar lagi sebagai pemenang,. hinggan akhirnya,. PIHAK ARAB yang kemudian datng di wakili oleh SEORANG [ ANTIKRIS] dan juga SEORANG lagi yang sangat mungkin merupakan SESEORANG YANG DIHORMATI SECARA RELIGIOUS dari pihak religious yang akan menjadi FALSE PROPHET [KEMUNGKINAN BESAR PAUS],.
    melakukan PERJANJIAN KEMBALI dengan pihak IsraelK denagn cara MENEGUHKAN KEMBALI perjanjian yang telah ada dan telah di buat sebelumnya ,. HE SHALL CONFIRM THE COVENANT .

  5. Netty Arni, SH-Notaris

    Kiranya di akhir zaman ini kita semua menunggu datangnya seorang Pemimpin yg Adil dan Benar serta Bijaksana sebagai Tunas Adil bagi Daud seperti dijelaskan di dalam Alkitab-Nya demikian:
    Janji tentang Tunas Daud yg adil
    – “Celakalah para gembala yg membiarkan kambing domba gembalaan-Ku hilang dan terserak!’ _ demikian firman TUHAN. – Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah Israel, terhadap para gembala yg menggembalakan bangsaku: ‘Kamu telah membiarkan kambing domba-Ku terserak dan tercerai berai, dan kamu tidak menjaganya. Maka ketahuilah, Aku akan membalaskan kepadamu perbuatan-perbuatanmu yg jahat, demikianlah firman TUHAN. – Dan Aku sendiri akan mengumpulkan sisa-sisa kambing domba-Ku dari segala negeri ke mana Aku menceraiberaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke padang mereka; mereka akan berkembang biak dan bertambah banyak. – Aku akan mengangkat atas mereka gembala-gembala yg akan menggembalakan mereka, sehingga mereka tidak takut lagi, tidak terkejut dan tidak hilang seekorpun, demikianlah firman TUHAN.
    – Sesungguhnya waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas Adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yg bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri. – Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan ini namanya yg diberikan orang kepadanya: TUHAN _ keadilan kita.
    – Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yg hidup yg menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, – melainkan : Demi TUHAN yg hidup yg menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah menceraiberaikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri.” (Yeremia 23:1-8)
    Maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: