Peta Samaria
Peta Samaria

Apakah Pengangkatan itu berlangsung tiba-tiba?

Shalom sahabat CAZ, Proses caught up, atau Rapture yang mungkin kita ketahui ialah berlangsung secara tiba-tiba. Jika anda sudah menonton Film Left Behind, mungkin itulah gambaran yang kita dapatkan.

Pada artikel sebelumnya, admin telah membahas proses Rapture yang benar sesuai bahasa asli Alkitab. Jika anda belum membacanya, silahkan klik di sini. Proses pengangkatan tidaklah berlangsung tiba-tiba. Ada beberapa tanda yang mendahuluinya.

Di Alkitab sebenarnya ada beberapa kisah mengenai Rapture ini. Mari kita lihat pegangkatan yang dialami oleh Henokh ataupun Elia.

Soal Waktu

Apakah kita sungguh-sungguh tidak akan pernah tahu kapan Rapture itu?

Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: “Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?” Jawabnya: “Aku juga tahu, diamlah! ~2 Rj 2:3

Berdasarkan ayat ini, waktu Rapture itu diketahui oleh para nabi!

Dalam beberapa hari ke depan, admin akan membahas mengenai Minggu (week) dan Bulan (month) di mana Pengangkatan itu terjadi. Semua Rahasia ini dikatakan sendiri oleh Tuhan Yesus, dan begitu jelas tertulis  dalam Alkitab.

Kelihatan atau tidak?

Berkatalah Elia: “Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi.” Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. Ketika Elisa melihat itu, maka berteriaklah ia: “Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!” Kemudian tidak dilihatnya lagi, lalu direnggutkannya pakaiannya dan dikoyakkannya menjadi dua koyakan. Sesudah itu dipungutnya jubah Elia yang telah terjatuh, lalu ia berjalan hendak pulang dan berdiri di tepi sungai Yordan. ~2 Rj 2:10-13

Mungkin inilah gambaran Rapture. Elisa melihat Elia naik tapi sesaat saja. Begitu cepat. Kita juga harus mengerti bahwa pengangkatan itu juga tidak terjadi secara diam-diam, tetapi akan terang-terangan, dan disaksikan oleh semua mata!

Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia ~Matius 24:27

Dalam perjanjian baru terdapat kisah yang serupa yaitu dalam kisah 8:38-40

Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita. Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di Kaisarea.

Versi King James

And when they were come up out of the water, the Spirit of the Lord caught away (Rapture) Philip, that the eunuch saw him no more: and he went on his way rejoicing.

Proses ini begitu cepat sehingga Filipus langsung berada di Asdod, padahal sebelumnya di Gaza.

Peta Samaria

Peta Samaria

Lalu bagaimana dengan “kata sekejap mata”?

Terompet terakhir

Terompet terakhir

Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan ~1 Kor 15:51-54

Sebenarnya ini adalah proses waktu Tuhan mengubah tubuh lahiriah kita menjadi tubuh kemuliaan. Namun kita dapat mengetahuinya dari penjelasan Alkitab mengenai waktu bunyi nafiri yang terakhir. Ini adalah tiupan sangkakala Malaikat saat Tuhan menjemput gerejaNya di awan-awan.

Namun yang penting bukalah prosesnya, tetapi pengangkatan itu sendiri. Pengangkatan pasti terjadi! Mari berjaga-jaga senantiasa. GBU

Facebook Comments

9 comments

  1. apakah yang terangkat kesorga hanya orang2 yang sudah dipenuhkan oleh Roh Kudus atau dgn kata lain hanya orang2 yang bisa berbahasa Roh..mohon penjelasannya

    • Shalom, urusan sorga tidak ada kaitannya sama sekali dengan karunia roh, termasuk bahasa roh. Paulus berkata dalam 1 Korintus 13, bahwa karunia roh akan berahkir. Alkitab PB mencatat terjadi 4 kali pencurahan Roh Kudus, 2 diantaranya orang-orang berbahasa roh, namun 2 yang lainnya, tidak ada bahasa roh. Banyak yang mengajarkan orang yang dipenuhi Roh Kudus berbahasa Roh, namun tidak selalu. Bahasa Roh adalah karunia (gift), atau “pemberian” . Semuanya bergantung dari Roh Kudus yang memberikannya, bukan dari manusia. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan hubungi admin. GBU

  2. Artikel artikel ini sangat membangun. Bisa d kirim email setiap ada yg baru..Thank U n Gbu

  3. Shalom,

    Artikelnya sangat memberkati. Bila ada update terbaru, mohon diberitahukan melalui email juga biar tidak ketinggalan informasi terbarunya.

    Blessings!
    MS

  4. Minar Siringoringo

    Saya sangat terberkati. Terimakasih Admin.

  5. Netty Arni, SH-Notaris

    Dan Yesaya terangkat di Sorga sebagaimana diterangkan di dalam Alkitab demikian:
    – “Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yg tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. – Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. – Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: ‘Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!’ – Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yg berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap. – Lalu kataku: ‘Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yg najis bibir, dan aku tinggal di tengah bangsa-bangsa yg najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.’ – Tetapi seorang dari Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yg diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. – Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: ‘Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.’ – Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: ‘Siapakah yg akan Kuutus, dan siapakah yg mau pergi untuk Aku? Maka sahutku: ‘Ini aku, utuslah aku!’ – Kemudian firman-Nya: ‘Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: jangan! – Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh.’ – Kemudian aku bertanya: ‘Sampai berapa lama, ya Tuhan?’ Lalu jawab-Nya: ‘Sampai kota-kota telah lengang sunyi sepi, tidak ada lagi yg mendiami, dan di rumah-rumah tidak ada lagi manusia dan tanah menjadi sunyi dan sepi. – TUHAN akan menyingkirkan manusia jauh-jauh, sehingga hampir seluruh negeri menjadi kosong. – Dan jika di situ masih tinggal sepersepuluh dari mereka, mereka harus sekali lagi ditimpa kebinasaan, namun keadaannya akan seperti pohon beringin dan pohon jawi-jawi yg tunggulnya tinggal berdiri pada waktu ditebang. Dan dari tunggul itulah akan keluar tunas yg kudus!” (Yesaya 6:1-13)
    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: