Pengangkatan Gereja
Pengangkatan Gereja

September 2015 pengangkatan orang percaya. Benarkah?

Shalom Alaichem,

Sahabat CAZ, anda tentu sudah mendengar bahwa kita benar-benar hidup di hari-hari  terahkir di zaman ini. Kita sebagai orang yang percaya sedang menantikan kedatangan Tuhan Yesus di langit menjemput kita sebelum materai ke-7 di buka. Materai ke-7 berisi murka Allah yang dasyat yang akan menimpa bumi dan segala isinya. Tuhan yang kita sembah betul-betul mengerti bahwa kita sebagai anak-anakNya tidak akan sanggup mengalami kejadian-kejadian dalam masa Murka Allah itu. Itulah alasan mengapa Yesus datang menjemput kita, sebelum materai ke-7 itu dibuka.

Pengangkatan Gereja

Pengangkatan Gereja

Berdasarkan hal itu, banyak yang bertanya apakah Rapture sungguh-sungguh akan terjadi pada hari raya Sukkot di September 2015 ini? Bagaimana sebenarnya menyikapi hal demikian? Beberapa penulis akhir zaman sudah memastikan Rapture atau pengangkatan akan terjadi di September 2015 ini. Dalam beberapa artikel, admin menulis perhitungan tahun nubuatan Daniel, perhitungan nubuatan beberapa Rabi, perhitungan ilmu falak, semuanya mengacu pada bulan dan tahun yang sama, yaitu September 2015.

Sukkot 2015, hari Pengangkatan orang Percaya?

Saat hendak membaca kitab PL, admin menemukan sebuan perisitiwa unik dimana Tuhan sendiri akan datang kepada bangsa Mesir dan Israel khususnya, karena Tuhan hendak “melepaskan” Israel, dan “menghancurkan” Mesir. Inilah malam berjaga-jaga bagi Tuhan dan bagi bangsa Israel.

Lamanya orang Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun. Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah MesirMalam itulah malam berjaga-jaga bagi TUHAN, untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Dan itulah juga malam berjaga-jaga bagi semua orang Israel, turun-temurun, untuk kemuliaan TUHAN ~Keluaran 12:40-42

passover blood

passover blood

Jika anda memahami betul akan hal ini, anda pasti mengerti bahwa Tuhan tidak pernah merangcangkan celaka untuk orang Israel, tetapi kepada Mesir. Menariknya Israel diselamatkan oleh darah anak domba yang dioleskan pada ambang pintu. Ini adalah khiasan! Kita yang percaya adalah Israel, sedangkan Mesir adalah dunia ini. Tuhan hendak datang menghancurkan dunia melalui pembukaan materai ke-7. Kabar baiknya adalah Tuhan menyelamatkan orang percaya yang memiliki darah Yesus. Amin?

Yang menarik adalah Tuhan sendiri “memberi tahu” kapan Ia akan datang berjalan di Mesir untuk membunuh setiap anak sulung. Perhatkan ayat 12-13 :

Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN. Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir. Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu… ~Keluaran 12:12-14a

Kejadian yang sama berlangsung saat Tuhan ingin menampakkan diri kepada seluruh bangsa Israel di gunung Sinai. Jelas-jelas Alkitab menuliskan bahwa bangsa Isarael harus menguduskan diri sebab 3 hari lagi Tuhan akan datang kepada mereka. Kisah ini bisa anda baca dalam Keluaran 19:1-25.

Perumpamaan Pengangkatan

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. ~Matius 24:37-44

Judul yang diberikan oleh LAI begitu tepat yaitu nasihat supaya berjaga-jaga. Berkatitan dengan hal berjaga-jaga ini, Alkitab memberi petunjuk bahwa kedatangan Anak Manusia (Yesus/Isa Almasih) persis sama dengan keadaan di zaman nuh yang meliputi makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua. Frasa yang akan kita bahas adalah apakah betul orang di zaman Nuh tidak tahu kapan Tuhan membinasakan  dunia? Mari kita lihat kebenarannya :

Dalam Alkitab kita membaca bahwa ketika Tuhan memusnahkan manusia melalui air bah di zaman Nuh, ternyata Tuhan memberitahukan terlebih dahulu kepada Nuh tentang kapan Allah akan menurunkan hujan ke atas bumi, bahkan berapa lama hujan itu akan turun, seperti tertulis di:

“Sebab TUJUH HARI LAGI Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi EMPAT PULUH HARI EMPAT PULUH MALAM LAMANYA, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu”~Kejadian 7:4

Perhatikan ayat 44

Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada “saat” yang tidak kamu duga. ~Matius 24:44

Kata saat dalam bahasa Yunani adalah hora yang artinya jam. Jadi yang Yesus maksudkan supaya kita berjaga-jaga ialah dalam hal jam yang kita tidak akan pernah tahu. Injil matius mencata bukan hanya hora tapi juga hemera (hari). Baca di sini.

Lalu bagaimana dengan yang sudah memastikan tanggal Pengangkatan?

Berjaga-jaga

Berjaga-jaga

Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus, etika yang benar dalam hal ini adalah tidak memastikan hari/tanggal, atapun jamnya. Mengapa? Karena nasihat itulah yang Yesus berikan. Lantas, apakah kita bisa menganggap mereka sesat? Tidak! Semua hamba-hamba Tuhan memiliki niat yang sama, yaitu begaimana mempersiapkan gerejaNya  menjelang pengangkatan tiba, bukan menakut-nakuti. Bagian kita yang percaya adalah  berjaga-jaga dengan sungguh-sungguh, bukan sibuk dengan berita akhir zaman.

Penafsiran tanggal itu diambil dari hari raya orang Yahudi yang memang jelas memiliki arti dan hubungan nubuatan dengan dunia. Apakah ada kemungkinan perhitungan itu salah? Sekali lagi urusan kita adalah berjaga-jaga saja. Jika tafsiran itu benar, kita diangkat karena sudah siap. Namun jika tidak benar, kita tidak rugi apa-apa. Anda harus mengerti bahwa eskatologi atau ilmu akhir zaman sebagian besar merupakan tafsiran, jadi bisa saja keliru. Sehingga wajar jika pendapat berubah, seiring dengan besarnya pengertian yang diterima. Namun, yang terutama, Firman itu sendiri tidak pernah berubah.

Facebook Comments

10 comments

  1. susanto gunawan

    Sangat luar biasa kuasa Tuhan Kita dan sangat mengasihi umatnya ,terimalah Yesus

  2. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus dari selama-lamanya sampai Selama-lamanya. Amiiiiiiin

  3. Terpujilah nama Tuhan Yesus,terima kasih min dng ini saya telah tersadar dan akan menyiapkan diri

  4. Frets Daniel Kamanasa

    Terima kasih atas pengajaran Firman Tuhan yang telah menyadarkan dan menguatkan saya, untuk kembali mempersiapkan diri sungguh-sungguh menanti kedatangan Tuhan Yesus.
    salam kasih, Tuhan Yesus memberkati.

  5. Pengangkatan atau repture bukanlah dari dunia ini ke atas dunia lain, akan tetapi perpindahan (eksodus) bagi komunitas yg dikasih-sayangi oleh Tuan Allah Abraham dari satu tempat ke tempat (dari bumi ke bumi) lainnya oleh wahyu atau petunjuk-NYA dlm rangka pengamanan menuju utk dipersiapkan pada fase berikutnya. Sama halnya tuan Yesus diwafatkan ke Nazareth yg kemudian turun diantara awan (asap peperangan)…Congratulation on your birthday, bunda. And may God blessing you and fam always…Congratulation on your birthday, bunda. And may God blessing you and fam always…

  6. Pengangkatan atau repture bukanlah dari dunia ini ke atas dunia lain, akan tetapi perpindahan (eksodus) bagi komunitas yg dikasih-sayangi oleh Tuan Allah Abraham dari satu tempat ke tempat (dari bumi ke bumi) lainnya oleh wahyu atau petunjuk-NYA dlm rangka pengamanan menuju utk dipersiapkan pada fase berikutnya. Sama halnya tuan Yesus diwafatkan ke Nazareth yg kemudian turun diantara awan (asap peperangan)…

  7. richard francis michael

    Aminilah kiamatmu sendiri, yaitu saat kita mati. Jangan sibuk berandai-andai yg dengan referensi alkitab yg dipaksakan ikut arah ramalan manusia kita. Sibuklah mempersiapkan diri kita untuk bertemu Allah kita melalui kematian kita masing-2. dan itu sudah pasti. Persoalannya apakah kita yakin, Allah akan mengenal kita nantinya, sementara kita sudah kepalang basah omong besar dan percaya diri, bahwa kita pasti selamat, kita pasti masuk surga, kita pasti dikenal-Nya. Banyak hal dalam tulisan-2 di blog ini yg bagus dan berguna untuk keimanan Kristen secara umum. Namun banyak juga yg melemahkan blog ini sendiri, saat blog ini menjadi tempat seperti penujuman, pedukunan dgn acara utama ramal meramal. Apalagi ditambah dgn men judge, gereja yg ini pasti selamat, gereja yg itu bermasalah, gereja yg lainnya antichrist, dll. Ingat sabda Allah kita sebelum naik ke surga soal nabi-2 palsu. Berhati-hatilah mengajar, jangan sampai kita mengajar dalam kesesatan yg justru menyesatkan anak-2 Kristus dengan semua keahlian dan kepandaian kita meramal. Ramalan kita bisa meleset dengan berbagai alasan, tetapi ramalan alkitab, ramalan GEREJA, ramalan Allah tidak akan meleset biar sesenti dan sedetikpun. Saya dan anda bangga menjadi pengikut Kristus, namun tanyalah hatimu, sudahkah kita yakin bahwa Kristus bangga akan kita ??? Dan itulah misteri besar yg sangat berbahaya untuk keselamatan kita, manakala ternyata justru bertolak belakang semuanya. Berjagalah dan berdoalah untuk dirimu, untuk keluargamu, untuk duniamu, dan jangan sibuk menyelidiki ramalan. Karena Keselamatan Allah adalah kepastian. pertolongan Allah adalah kepastian, Keimanan kita adalah kemutlakkan, maka beredarlah dalam hal-2 ini saja sambil menyesali seluruh kejahatan kita dan berharap belas kasihan Allah kita, soal ramalan-2 itu biarlah itu menjadi penyemangat dan pelengkap pengertian kita, tetapi ingin menyibaknya secara jelas, janganlah kita menjadi Adam kedua yg jatuh dalam dosa justru karena ingin mengasai pengetahuan tentang Allah yg berada diluar kemampuan kemanusiaan kita. Mari bersama-sama berperang melawan kejahatan yg ada disekeliling kita, mari bersama memperkenalkan Kristus dalam hidup keseharian kita pada dunia sekitar, mari saling membantu mengobati luka dan derita sesama dimana-mana sebagai org yg mencintai Allah dan menyayangi ajaran CINTA KASIH KRISTUS, dan dengan semua itu bersama kita mempersiapkan kiamat kita sendiri saat kita mati menghadap-Nya. Dan jelas kemungkinan dengan itu kita menjadi pantas untuk-Nya dan menjadi pantas untuk masuk dalam kerajaan-Nya, karena Ia mengenal kita. Jangan sibuk mempersiapkan diri dengan ramalan, karena itu tidak menyelamatkan kita.

  8. Saya sangat setuju dengan pendapat Richard Francis Michael tentang, tidak perlu kita sibuk dengan mencari tanggal dan menebak-nebak kapan pengangkatan (Rapture) terjadi; yang terpenting adalah bagaimana kita berjaga-jaga seperti apa kata Firman Tuhan tentang 5 (lima) gadis yang bijaksana. Jika kita bijak mari kita mempersiapkan diri kita, menjaga senantiasa hidup kita agar senantiasa kudus dan berkenan kepada Bapa di Sorga,l apakah kita kembali kerumah Bapa melewati kematian tubuh jasmani atau melewati pengangkatan yang penting dan yang terpenting adalah berjuang senantiasa agar kita kudus dan berkenan kepada-Nya, sehingga kita bisa mendengar perkataan dari Bapa “Marilah anak-Ku yang setia dan Kukasihi masuk lah ketempat kesenengan yang kekal bersama-Ku”….Amin Tuhan Yesus Memberkati!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: