Penginjilan Malaikat

Salah satu hal besar yang akan terjadi di depan kita ke depan ini adalah Penginjilan oleh Malaikat.

Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum ~ Wahyu 14:6

Sesungguhnya mandat memberitakan Injil itu diberikan khusus kepada manusia. Dalam kisah mengenai Petrus dan Kornelius, dikisahkan rencana Allah yang besar akan keselamatan yang akan diberikan kepada Kornelius dan keluarganya. Saat itu, tampak seorang malaikat yang memberitahu kepada Kornelius yang berada di Kaisarea bahwa ia akan mendengar berita Injil dari Petrus, yang notabene saat itu berada di Yope.

Pertanyaannya kemudian ialah, mengapa bukan malaikat itu yang langsung memberitakan Injil itu? Dikunjungi oleh malaikat, tentu akan membuat Kornelius langsung percaya apapun yang malaikat itu katakan. Tetapi mengapa harus Petrus? Padahal jarak antara Yope dan Kaisarea bukan jarak yang dekat. Bukankah buang-buang waktu saja? Itulah mandat yang Tuhan berikan kepada kita manusia!

Namun ke depannya, kita akan menyaksikan dan mendengar, orang –orang dari segala kaum dan bahasa di bumi, mereka tiba-tiba akan berbalik dan percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ini tidak lain dan tidak bukan karena Penginjilan oleh malaikat Tuhan. Orang-orang yang tadinya membenci Kristen, orang-orang yang menyembah allah lain, bahkan mereka yang masih terlibat dalam dosa, orang-orang dalam penjara, orang-orang di pasar, orang-orang di setiap sudut jalan, remaja di sekolahan secara tiba-tiba akan mengabdikan hidupnya bagi Yesus.

Beberapa bulan yang lalu, di Jawa Barat, sekelompok orang-orang non-kristen hendak datang untuk menutup salah satu gereja. Namun, sebelum beraksi, dalam doa mereka, mereka dikunjungi oleh malaikat yang justru membuat mereka berbalik dan percaya kepada Yesus. Haleluya!

Saudara, diakhir tahun 1990, diluncurkan sebuah satelit khusus untuk memberitakan Injil. Di era modern saat ini, hampir seluruh dunia bisa menjangkau Injil lewat berbagi media, seperti TV, radio, dan Internet. Lewat kesempatan baik ini, admin mengajak kita semua untuk mulai terlibat dalam pemberitaan Injil, sesederhana kita menggunakan media sosial untuk menyampaikan Kabar Baik bahwa Yesus adalah Tuhan dan tahun rahmatNya sudah datang!

Tuhan Yesus memberkati.

Facebook Comments

3 comments

  1. Kalau Tuhan memakai malaekat untuk melakukan PI (pekabaran Injil) bukan Tuhan tidak yakin dengan
    kemampuan kita, namun Tuhan ingin mengatakan lewat Wahyu, bahwa Injil benar-benar dibutuhkan oleh manusia, dan PI oleh manusia tidak akan mampu menjangkau seluruh dunia secara merata dan optimal. Itulah sebabnya Tuhan juga “melakukan” PI dengan mengutus malaekat2Nya.Manusia hanya diminta sekuat tenaga,hati, budi melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus, sama seperti Tuhan menghendaki kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap nyawa dan akal budi kita.God bless

  2. please share paragraf ini ” Beberapa bulan yang lalu, di Jawa Barat, sekelompok orang-orang non-kristen hendak datang untuk menutup salah satu gereja. Namun, sebelum beraksi, dalam doa mereka, mereka dikunjungi oleh malaikat yang justru membuat mereka berbalik dan percaya kepada Yesus. Haleluya!” karena kami justru mendengar yang sebaliknya bahwa ada pendeta yang berbalik dan menjadi muslim.. (melalui email juga boleh) terima kasih..

  3. Netty Arni, SH-Notaris

    Kiranya di dunia Malaikat atau Jin juga mendengarkan Kitab, hal ini dijelaskan demikian:
    – “Katakanlah (Muhammad): ‘Telah diwahyukan kepadaku sesungguhnya sekelompok jin telah mendengarkan (Alqur’an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Alqur’an yg mengagumkan,
    – (yang) memberi petunjuk kepada jalan yg benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami tidak menyekutukan Tuhan kami dengan seseorang,
    – dan sesungguhnya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak beranak.
    – Dan sesungguhnya orang-orang yg bodoh di antara kami mengucapkan perkataan yg tidak benar terhadap Allah.
    – Dan sesungguhnya kami mengira bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yg dusta terhadap Allah,
    – dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari manusia berlindung kepada beberapa laki-laki dari jin, maka mereka menjadikan jin bertambah sesat.
    – Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana kamu menyangka bahwa Allah tidak akan membangkitkan seorangpun (rasul).
    – Dan sesungguhnya kami (jin) telah menyentuh langit (mengetahui rahasia langit), maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yg kuat dan panah-panah api.
    – Dan sesungguhnya kami (dahulu) pernah duduk di antara beberapa tempat pada langit itu untuk mendengarkan. Tetapi barangsiapa yg mendengar-dengarkan sekarang, niscaya dia mendapati panah-panah api yg mengintai.
    – Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yg dikehendaki bagi orang yg di bumi, ataukah Tuhan menghendaki kebaikan bagi mereka,
    – dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yg saleh dan di antara kami ada (pula) yg tidak demikian. Adalah kami menempuh jalan yg berbeda-beda,
    – dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak dapat melepaskan diri dari Allah di bumi dan tidak (pula) dapat melepaskan diri dengan lari daripada-Nya.
    – Dan sesungguhnya tatkala kami mendengarkan petunjuk (Alqur’an), kami beriman kepadanya, maka barangsiapa yg beriman kepada Tuhannya, maka dia tidak takut pengurangan (pahalanya) dan tidak (pula) penambahan dosa.
    – Dan sesungguhnya di antara kami ada yg muslim dan di antara kami ada (pula) orang yg menyimpang (kafir). Maka barangsiapa yg muslim, maka itulah yg menempuh jalan yg lurus.
    – Dan adapun orang-orang yg menyimpang (kafir), maka adalah mereka menjadikan kayu api jahannam’.
    – Sekiranya mereka berketetapan hati pada jalan itu (Islam), niscaya Kami memberi minum mereka dengan air yg segar,
    – agar Kami menguji mereka padanya. Dan barangsiapa yg berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya Dia memasukkannya pada azab yg berat,
    – dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyembah seorang pun selain Allah.
    – Dan sesungguhnya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya, hampirlah mereka (jin-jin) berdesak-desak di sekelilingnya.” (Alqur’an 72:1-19) Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Amin – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: