Bangkitnya Raja Selatan

Kitab Daniel 11 menceritakan mengenai 2 kerajaan di Akhir Zaman, yaitu Kerajaan Utara dan Kerajaan Selatan.

Raja Selatan adalah MESIR

Bertahun-tahun lamanya, Israel dan Mesir berada dalam konflik berkepanjangan. Bahkan perang di saat Israel mendeklarasikan kemerdekaan di tahun 1948, Mesirlah yang menunggangi perang 6 hari, dimana Israel diserang oleh 7 Negara Kedar. Demikian juga dengan perang ditahun 1967, dan perang 1973.

Pada suatu titik, Mesir mengakui bahwa sampai kapanpun Israel tidak bisa dikalahkan, sehingga melalui Persetujuan Camp David 1978 yang di mediasi oleh Presiden AS kala itu, yakni Jimmy Carter, Mesir dan Israel menjadi sekutu. Presiden Mesir Anwar Sadat dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin mendapat hadiah nobel perdamaian.

Namun, Anwar Sadat menjadi tidak populer di negara-negara Arab dan negaranya sendiri. Ketidakpopulerannya terus berkembang, hingga berujung pada pembunuhan Anwar Sadat pada 6 Oktober 1981.

Alkitab memberikan keterangan bahwa Raja Selatan akan datang, dan itu mengindikasikan bahwa bisa saja Mesir akan berbalik membelakangi Israel! Saat itu Mesir akan dibantu oleh negara Kedar lainnya seperti Libya, Sudan, dan Turki

Nabi Yesaya pernah bernubuat demikian :

“Itulah Mesir yang meluas seperti sungai Nil, dan yang airnya bergelora seperti sungai-sungai. Ia berkata: Aku mau meluas menutupi bumi, membinasakan kota dan penduduknya. Majulah, hai kuda-kuda! Melajulah, hai kereta-kereta! Majulah berperang, hai pahlawan-pahlawan, hai kamu orang Kush (Sudan) dan orang Put (Libya) yang memegang perisai, dan orang Lidia (Turki) yang melentur busur.” ~Yer 46:8-9

Facebook Comments

One comment

  1. Kedar dan Nebayot keturunan Ismael, Ismael keturunan Abraham dan Hagar yang adalah bangsa Mesir. Mesir bukan negara Kedar. Kedar dan Nebayot yang asli secara genetik berada di Saudi Arabia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: