the-judgment-seat-of-christ
the-judgment-seat-of-christ

Penghakiman Terahkir – Apakah Orang Percaya Dihakimi?

Pada dasarnya ada 2 tafsiran mengenai topik ini. Bagi mereka yang percaya bahwa Keselamatan harus dikerjakan (Anugerah+Usaha), penghakiman akan tetap dilaksanakan termasuk bagi orang percaya. Namun golongan yang percaya semua karena AnugerahNya, tidak ada lagi penghakiman bagi setiap orang percaya. Bagaimana menjelaskan hal ini? Berikut adalah ulasannya ;

Yang pertama-tama kita harus mengerti ialah Pengadilan itu pasti ada! Yang menjadi masalah siapakah yang akan diadili?

Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. ~Wahyu 20:12

Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya ~Matius 16:27

Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat ~Pengkhotbah 12:14

2 Pengadilan dalam Alkitab

Alkitab menuliskan ada dua jenis pengadilan yaitu Pengadilan Kristus dan Pengadilan Tahta Putih.

Secara etimologi, kata pengadilan dalam pengertian “court”  selalu identik dengan lembaga untuk memberikan penghukuman, bukan memberi hadiah. Pengadilan Tahta Kristus adalah suatu lembaga pengadilan khusus untuk orang-orang percaya, sementara Pengadilan Tahta Putih adalah suatu lembaga pengadilan khusus untuk orang-orang yang tak percaya. Kedua pengadilan ini memiliki fungsi yang berbeda.

Pengadilan Kristus

Injil Yohanes menuliskan demikian :

Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. ~Yoh 3:18

Jika setiap orang percaya sudah dibenarkan, untuk apa lagi harus diperhadapkan  Tahta Pengadilan Kristus?

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat ~2 Korintus 5:10

 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. ~Rm 14:10

 the-judgment-seat-of-christ

the-judgment-seat-of-christ

Kata pengadilan di atas bukan berasal dari kata “court”, sehingga pengadilan ini bukan bertujuan untuk menyatakan bersalah dan memberi sanksi atau hukuman. Kata pengadilan ini berasal dari kata Yunani “bema” yang mengacu kepada sebuah pertandingan zaman Yunani klasik, dimana terdapat hakim yang menentukan siapa yang menang, dan berhak memberikan hadiah.

Kabar baiknya ialah karena pengorbananNya yang mulia kita dibenarkan, bahkan disempurnakan (Roma 3 : 24 ; Ibrani 10 : 10, 14).

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. ~Rm 8:1

Jika orang percaya tidak dihakimi untuk diberi hukuman, maka jelas pengadilan yang dimaksud adalah pengadilan untuk memberi pahala kepada orang percaya menurut perbuatannya selama ia hidup. (Pahala ini bukan bekal untuk diterima di surga, karena kita diselamatkan oleh Anugerah Tuhan Yesus). Masing-masing kita akan menerima hidup yang kekal, namun bedanya, pahala untuk masing-masing kita orang percaya berbeda-beda. Perhatikan ayat berikut :

Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi ~1 Korintus 9 : 25

Menurut Lehman Strauss, mahkota yang disediakan sebagai pahala bagi orang percaya itu adalah mahkota yang abadi (1 Korintus 9 : 25) , mahkota suka-cita (1 Tesalonika 2 : 19 – 20) , mahkota kebenaran (2 Timotius 4 : 8) , mahkota kehidupan (Yakobus 1 : 12) dan mahkota kemuliaan (1 Petrus 5 : 25) .  Tiap-tiap orang beroleh pahala yang jumlah dan jenisnya berbeda , tergantung dari pekerjaan dan pelayanannya semasa hidup, terhitung sejak yang bersangkutan menerima Kristus.

Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu ~Wahyu 3 : 11

“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya ~Wahyu 22 : 12 

Beberapa hamba Tuhan yang pernah mendapat penglihatan tentang sorga, menyatakan bahwa setiap hal yang kita lakukan di bumi untuk Tuhan (kebaikan, pelayanan, dll), malaikat sedang membangun rumah kita dengan bahan-bahan yang berbeda, tergantung ketulusan kita melakukannya di bumi. Namun, setiap rumah yang sedang dibangun, namun si pemilik rumah terlibat dalam dosa di bumi, maka rumahnya akan menjadi keropos.

Pemberian upah ini memang sedikit menimbulkan efek pandangan buruk tentang sorga. Mungkin ada saja orang yang berkata bahwa mahkota tidaklah penting, yang penting sudah masuk sorga. Saya sangat percaya bahwa saat kita sudah benar-benar menerima Yesus sebagai Tuhan kita, maka behih ilahi itu akan membuat hidup kita tidak lagi “betah” hidup dalam dosa. Mungkin bisa saja jatuh dalam dosa, tetapi tidak akan betah hidup dalam dosa. Setelah kita menjadi percaya, kita tidak akan melakukan segala sesuatu bagi Tuhan sebagai kewajiban, karena benih ilahi itu memampukan kita melakukan banyak hal karena cinta kepada Tuhan.

Pengadilan Tahta Putih

Yesus bersabda “Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.” ~Yoh 8:24. Inilah pengadilan bagi mereka yang tidak percaya, yaitu pengadilan dimana mereka akan dihukum dalam neraka yang kekal.

Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. ~Wahyu 20:11-15

Walaupun dalam teks di atas tidak muncul kata “pengadilan”, namun dengan munculnya kata “dihakimi”  dengan menggunakan kata Yunani “ekrithesan”  (dari akar kata “krima” yang berarti “hukuman”)  maka sudah jelas yang dimaksud adalah adanya pengadilan dalam arti “court”  (Yunani: kriterion)  yang fungsinya untuk menjatuhkan hukuman!

Kabar baik bagi kita bahwa kita yang percaya tidak akan dihakimi karena Kristus telah membenarkan kita!

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. ~Yoh 5:24

Facebook Comments

6 comments

  1. Typo title “TERAHKIR”

  2. Bagaimana dengan perikop berikut ini?

    Matius 25 : 31-46 : Penghakiman terakhir

    “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
    25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
    25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
    25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
    25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
    25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
    25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
    25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
    25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
    25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
    25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
    25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
    25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.
    25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
    25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
    25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”

  3. Netty Arni, SH-Notaris

    Alangkah baiknya jika waktu yg tinggal sedikit di akhir zaman ini kita pergunakan se-baik2nya dg mengisi amal perbuatan yg saleh/berhikmat/mulia, kita ber-lomba2 berlari menuju surga-Nya yg seluas langit dan bumi yg diperuntukkan bagi golongan yg terdahulu/didekatkan kpd Allah (muqarrabun) dan golongan kanan, ……. dan kita berharap dijauhkan dari neraka-Nya yg memang diperuntukkan bagi golongan kiri, …….
    – “Dan bagi Allah apa yg di langit dan apa yg di bumi, agar Dia memberi balasan org2 yg berbuat kejahatan dg apa2 yg mrk kerjakan, dan memberi balasan org2 yg berbuat kebaikan dg yg paling baik (surga). – (Yaitu) org2 yg menjauhi dosa2 besar dan yg keji2, kecuali (kesalahan) kecil. Sesungguhnya Tuhanmu amat luas ampunan-Nya; Dia lebih mengetahui (keadaan) kamu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah, dan ketika kamu masih janin dlm kandungan ibumu. Mk janganlah kamu membersihkan( memuji) dirimu. Dialah yg mengetahui org2 yg bertakwa”.
    – “Apabila terjadi kiamat. – tidaklah terjadinya dapat didustakan. – (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan mengangkat (satu golongan). – Apabila bumi digoncangkan dg se-keras2nya, – dan gunung2 dihancurkan sehancur-hancurnya, – mk jadilah ia debu yg beterbangan, – dan kamu menjadi tiga golongan. – (Yaitu) golongan kanan, siapakah golongan kanan itu? – Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? – Dan org2 terdahulu dari yg dahulu (beriman), – mrk itulah org2 yg dekat kpd Allah. – Berada dlm surga penuh nikmat, – Segolongan besar dari org2 terdahulu, – dan sedikit dari org2 kemudian. – Di atas pelaminan2 yg bertatahkan permata, – mrk bertelekan di atasnya ber-hadap2an. Mrk dikelilingi anak2 muda yg kekal, dg (membawa) cangkir2, kendi2 dan piala (yg berisi) dari air jernih yg mengalir, – mrk tdk pening krnnya dan tdk mabuk, – dan buah2an dari apa yg mrk pilih, – dan daging burung dari apa yg mrk sukai. – Dan bidadari2, – laksana mutiara yg terpelihara baik. – Sbg balasan dari apa2 (kebaikan) yg mrk kerjakan. – Di dlmnya mrk tdk mendengar perkataan sia2 dan perkataan dosa, – kecuali perkataan ‘Salam, Salam’.
    – Dan golongan kanan, siapakah golongan kanan itu? – (Mrk) berada di antara pohon sidir yg tdk berduri, – dan pohon pisang yg ber-susun2 (buahnya), – dan naungan yg terbentang, dan air yg terus mengalir, – dan buah2an yg banyak, – tdk terputus dan tdk terlarang (dipetik), – dan kasur2 yg ditinggikan (empuk). – Sesungguhnya Kami menjadikannya (bidadari) itu dg kejadian baru, – mk Kami jadikan mrk itu perawan, – penuh cinta lagi sebaya umurnya, – utk golongan kanan. – (Yaitu) segolongan besar dari org2 terdahulu, – dan segolongan besar dari org2 kmd.
    – Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? – Dlm angin panas dan air mendidih, – dan naungan asap hitam, – tdk sejuk dan tdk nyaman. – Sesungguhnya mrk sbl itu hidup ber-lebih2an. – Dan adalah mrk terus menerus mengerjakan dosa besar. – Dan mrk berkata, ‘Apakah apbl kami mati dan menjadi tanah dan tulang2 belulang, sesungguhnya kami akan dibangkitkan, – dan apakah bapak2 kami yg dahulu (dibangkitkan juga)?’ – Katakanlah, ‘Sesungguhnya org2 dahulu dan org2 kmd, – akan dikumpulkan pd suatu waktu tertentu di hari yg ditetapkan’. – Kmd, sesungguhnya kamu hai org2 yg sesat lagi mendustakan, – sungguh kamu akan memakan pohon dari zaqqum, – dan penuhlah perut kamu dengannya. – Lalu kamu meminumnya sbg minum (unta) yg sangat haus. – Inilah hidangan mrk pd hari pembalasan. – Kamilah yg menciptakan kamu, mk mengapakah kamu tdk membenarkan (hari berbangkit)?” (Alqur’an 53:31-32, 56:1-57)
    Maha Benar Allah dg segala firmanNya – Puji Allah – Allah Maha Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d bloggers like this: